Gubernur Ansar serahkan bantuan seragam pelajar SLB di Natuna

id Seragam gratis,Natuna, kepri

Gubernur Ansar serahkan bantuan seragam pelajar SLB di Natuna

Gubernur Kepulauan Riau (Kepri) Ansar Ahmad saat menyerahkan bantuan seragam sekolah gratis kepada pelajar Sekolah Luar Biasa Negeri (SLBN) Natuna di Gedung Sri Serindit Kecamatan Bunguran Timur, Natuna. (ANTARA/Muhamad Nurman)

Natuna (ANTARA) - Gubernur Kepulauan Riau (Kepri) Ansar Ahmad menyerahkan bantuan seragam sekolah gratis untuk pelajar Sekolah Luar Biasa Negeri (SLBN) Natuna di Kabupaten Natuna.

"Bantuan tersebut merupakan salah satu wujud kepedulian pemerintah kepada pendidikan anak-anak berkebutuhan khusus di Natuna," katanya di Natuna, Selasa.

Dia menambahkan, selain SLB, Pemerintah Provinsi (Pemprov) Kepri juga memberikan seragam sekolah gratis kepada pelajar SLTP di Kepri serta menanggung SPP pelajar kurang mampu.

Ia menjelaskan, bantuan tersebut berasal dari APBD Provinsi Kepri. "Kita harap bantuan yang diberikan bermanfaat bagi para penerima," ucap dia.

Sementara Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Kepri Andi Agung mengatakan tahun 2024 instansi tersebut masih fokus untuk meningkatkan mutu pendidikan dengan cara meningkatkan kesejahteraan guru serta melengkapi sarana dan prasarana pendidikan.

"Tahun ini kita anggarkan Rp18 miliar untuk Natuna," ucap dia.

Ia menjelaskan, jumlah tersebut sedikit berkurang dari tahun 2023 yang mencapai Rp23 miliar.

"Karena pendidikan prioritas sejak dulu maka mulai berkurang (Sarpras yang kurang memadai)," ujar dia.

Selanjutnya, Kepala SLBN Natuna Ipulidarni mengucapkan terima kasih kepada Pemprov Kepri yang telah memberikan seragam kepada pelajarnya.

Kata dia, bantuan tersebut akan bermanfaat untuk para pelajar dan akan memotivasi mereka untuk giat belajar.

"Sekitar 50 siswa yang mendapatkan seragam itu," ucap dia.

Ia menjelaskan setiap siswanya mendapatkan lima setel seragam.

"Siswa lama kita dapat semua, siswa PPDB tahun 2023 belum dapat, tapi katanya akan diberikan," ujar dia.

Pewarta :
Editor: Yuniati Jannatun Naim
COPYRIGHT © ANTARA 2026


Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.

Komentar

Komentar menjadi tanggung jawab anda sesuai UU ITE