Kareg SPPG Kepri pastikan menu MBG angkat kearifan lokal

id kepri batam,mbg,sppg,dapur mbg,ikan

Kareg SPPG Kepri pastikan menu MBG angkat kearifan lokal

Menu makanan ringan untuk 3B yang mencakup jeruk, susu, kue putu dan luti gendang di Batam, Kepri. ANTARA/HO-SPPG Kepri

Batam (ANTARA) - Kepala Regional (Kareg) Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Kepulauan Riau (Kepri) Anindita Ayu memastikan bahwa menu makanan dalam program Makan Bergizi Gratis (MBG) turut mengangkat kearifan lokal dari berbagai kabupaten/kota.

Anindita Ayu menyebut beberapa daerah telah mengadopsi makanan tradisional untuk mendukung variasi gizi harian penerima manfaat.

“Di Natuna pernah kami pakai kernas, olahan nugget ikan khas Natuna,” katanya saat dihubungi di Batam, Jumat.

Kernas merupakan makanan khas Natuna yang terbuat dari campuran ikan tongkol, dan sagu butir yang dijadikan bentuk pipih dan digoreng.

Di Batam, katanya, SPPG juga pernah memasukkan luti gendang sebagai sajian snek ringan.

“Luti gendang juga pernah untuk makanan ringan yang diberikan kepada penerima manfaat 3B (ibu hamil, ibu menyusui dan balita),” katanya.

Baca juga: BKKBN Kepri perluas layanan KB gratis di 17 lokasi Kota Batam

Sebagai informasi, luti gendang merupakan roti goreng khas Kepri yang berisi ikan tongkol berempah.

Ia mengatakan bahwa menu makanan ringan tersebut umum disajikan pada hari Sabtu.

Terkait potensi menu lainnya, Anindita mengatakan sejauh ini belum ada laporan baru dari kabupaten/kota mengenai inovasi menu lokal selain yang sudah berjalan.

Namun, ia menegaskan bahwa penggunaan bahan baku tradisional, terutama berbasis ikan, masih paling dominan di beberapa wilayah.

“Kalau di Kabupaten Kepulauan Anambas sering pakai ikan untuk lauk utama,” katanya.

“Kami terbuka dengan pengembangan menu baru untuk mengangkat kearifan lokal Kepri,” tambah dia.

Baca juga: Gubernur Ansar: SPPG prioritaskan lauk ikan untuk MBG

Pewarta :
Uploader: Nadilla
COPYRIGHT © ANTARA 2026


Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.

Komentar

Komentar menjadi tanggung jawab anda sesuai UU ITE