Pipa IPAL mulai disambungkan ke perumahan

id IPAL perumahan batam,instalasi pengolahan air limbah Batam

Progres pembangunan proyek  di Bengkong Sadai saat ini sudah berjalan sekitar 10,87 persen
Batam (Antaranews Kepri) - Badan Pengusahaan (BP) Batam menggesa pemasangan pipa Instalasi Pengolahan Air Limbah (IPAL) atau "waste water treatment plant" (WWTP) baik di jalur utama atapun pipa sekunder yang disambungkan ke perumahan.
 
Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) IPAL Iyus Rusmana, di Batam, Kamis, mengatakan saat ini sudah ada beberapa perumahan yang dalam proses penyambungan pipa. Di antaranya Perumahan Sukajadi, Bella Vista, Anggrek Mas 1, Angrek Mas 2, Anggrek Mas 3, Citra Batam dan Meditrania.
 
"Progres pembangunan proyek  di Bengkong Sadai saat ini sudah berjalan sekitar 10,87 persen," katanya. Iyus mengatakan pipa di jalur utama dengan panjang sekitar 42 kilometer (km) sudah mencapi 90 persen, sedangkan untuk sekunder baru empat km dari rencana total mencapai 75 km.
 
Iyus menambahkan total ada 43 perumahan yang akan dilewati pipa IPAL di luar ruko-ruko dan bangunan lainnya. "Sekarang mulai pemasangan di perumahan Meditrania," katanya.
 
Sedangkan pembangunan fisik, kata Iyus, di Bengkong Sadai belum dilakukan karena menunggu sampai proses pemasangan pipa utama selesai dan ditargetkan akan bersamaan. 
 
"Karena untuk pembangunan IPAL nya lebih cepat dibandingkan dengan pemasangan pipa," ujarnya.
 
Proses pekerjaan penyambungan pipa, laniut Iyus, sudah dilakukan sejak April 2017 lalu. Beberapa titik sudah terpasang seperti di depan Kepri Mall yang sudah tersambung sekitar 1.077 meter pipa dari target sepanjang 1.222 meter. 
 
Kemudian dari Simpang McDonald ke Green Land dari target sepanjang 1.262 meter, kini pipa yang sudah tersambung sekitar 347 meter. 
 
Selanjutnya Simpang Kabil ke Simpang Frenky, dari target 2.449 meter, sudah tersambung sekitar 1.780 meter. Dari Simpang Jam ke Simpang BNI, terpasang sepanjang 1.144 meter dari target 1.249. 
 
Kemudian dari Sekolah Yos Sudarso ke Harmoni One dari target panjang pipa 739 meter, sudah terpasang sepanjang 268 meter.
 
"Kita optimistis selesai tepat waktu, rencananya awal 2019 kita selesaikan pipa utama, sekaligus menyelesaikan pipa skunder dan sambungan pipa ke rumah-rumah warga," jelasnya.
 
Proyek pembangunan IPAL ini dibiayai dari dana dukungan Pemerintah Korea Selatan melalui pinjaman lunak (soft loan) Economic Development Coorperation Fund (EDCF) sebesar US$43 juta. 
 
Pembangunan IPAL domestik di kawasan Bengkong Sadai seluas tujuh hektar merupakan satu dari tujuh proyek IPAL yang akan dibangun BP Batam. Enam IPAL lainnya akan dibangun di Batam Centre, Tanjunguma, Sekupang, Tembesi, Sagulung, dan Nagoya.
 
"Tahap pertama ini memang khusus untuk wilayah Batamcenter, mudah-udahan kendala yang ada bisa diatasi sehingga bisa selesai tepat waktu," jelasnya.(Antara)

Editor: Rusdianto
Pewarta :
Editor: Kepulauan Riau
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Komentar