Di Kepri baru Natuna cairkan Dana Desa tahap I

id Dana desa

Di Kepri baru Natuna cairkan Dana Desa tahap I

Sekretaris Badan Nasional Pengelola Perbatasan (BNPP) RI, Suhajar Diantoro. ANTARA/ Ogen

Tanjungpinang (ANTARA) - Sekretaris Badan Nasional Pengelola Perbatasan RI, Suhajar Diantoro menyebut dari total 275 desa yang tersebar di lima kabupaten se-Provinsi Kepri, baru 70 desa di Kabupaten Natuna yang sudah melakukan pencairan dana desa tahun 2020 atau masuk ke rekening kas desa.

Berdasarkan data yang dihimpun per 13 Februari 2020, bahwa perkembangan pencairan dana desa tahun 2020 untuk wilayah Kepri adalah sebesar Rp39,41 miliar atau setara 14,42 persen dari total dana se-Kepri sebesar Rp273,35 miliar.

"Sengaja saya umumkan tadi, Natuna saja 70 desa sudah cair. Biar kabupaten lain juga termotivasi segera mencairkan dana desa tahun ini," kata Suhajar saat membuka Rapat Kerja Penyaluran dan Pemanfaatan Dana Desa Dalam Menopang Ketahanan Ekonomi Sosial Masyarkat Tahun 2020 di Hotel Aston Tanjungpinang, Kepri, Selasa.

Baca juga: 473 Kades tersandung dana desa selama 2015-2019

Menurut Suhajar, total pagu dana desa tahun 2020 untuk Natuna sebesar Rp65,69 miliar rupiah, dengan pencairan ke RKD sudah mencapai Rp39,41 miliar atau 60% dari total pagu dana desa.

"Penyaluran dana desa tahap I ke RKD sebesar 60% dikarenakan Natuna mendapat reward sebagai kabupaten tercepat kedua secara nasional dalam penyaluran dana desa pada tahun 2019 lalu," ungkap Suhajar.

Kemudian, untuk Kabupaten Kepulauan Anambas total pagu dana desa tahun 2020 sebesar Rp53,02 miliar, dengan pencairan ke RKD masih 0% (masih dalam proses pencairan).

Baca juga: Dana Desa di Bintan naik tujuh kali lipat

Kabupaten Karimun total pagu dana desa tahun 2020 sebesar Rp44,50 miliar, dengan pencairan ke RKD masih 0% (masih dalam proses pencairan).

Kabupaten Bintan total pagu dana desa tahun 2020 sebesar Rp39,55 miliar, dengan pencairan ke RKD masih 0% (masih dalam proses pencairan)

Sedangkan, Kabupaten Lingga total pagu dana desa tahun 2020 sebesar Rp70,59 miliar, dengan pencairan ke RKD masih 0% (masih dalam tahap penyelesaian administrasi).

Baca juga: Pesan Mendes dalam kelola Dana Desa

Lanjut Suhajar, pengalokasian dana desa di Kepri yang bersumber dari APBN pada tahun 2020 mengalami peningkatan dari tahun 2019 lalu.

Pada tahun 2019, sambungnya, total dana desa untuk wilayah Kepri sebesar Rp261,33 miliar, dan untuk tahun 2020 ini dengan total Rp273,36 miliar.

"Mengalami kenaikan sebesar Rp12,03 miliar," jelas Suhajar.

Dia menyampaikan, dengan perubahan regulasi yang sudah tertuang di Peraturan Menteri Keuangan, harapan Presiden Joko Widodo agar dana desa 2020 dapat segera dicairkan.

Baca juga: Karimun revisi Perbup Dana Desa akibat perubahan regulasi pusat

Menurutnya, Presiden meminta tiap-tiap kabupaten mencairkan dana desa pada awal tahun, karena berdasarkan pengalaman tahun sebelumnya, banyak daerah yang mencairkan dana desa tahap I di bulan Mei bahkan Juni.

"Maka itu, raker ini digelar guna mendorong pemerintah daerah segera mencairkan dana desa, supaya uang yang sudah disiapkan untuk kepentingan kegiatan di kampung itu dapat segera digerakkan buat meningkatkan perekonomian desa," ucapnya.

Dia menegaskan, semakin cepat pencairan dana desa, tentunya akan semakin baik. Sehingga bulan Februari atau Maret 2020, uang tersebut sudah berputar di desa biar manfaatnya segera dirasakan rakyat.

Baca juga: Dana desa untuk Kabupaten Karimun naik menjadi Rp44,4 miliar
Pewarta :
Editor: Rusdianto Syafruddin
COPYRIGHT © ANTARA 2020

Komentar