Neko: Pemuda KKSS 'sipakatau' untuk Lingga

id Neko: Pemuda KKSS jangan berhenti beri kontribusi

Neko: Pemuda KKSS 'sipakatau' untuk Lingga

Ketua Fraksi Nasdem DPRD Kabupaten Lingga, saat memenuhi undangan Kerukunan Keluarga Sulawesi Selatan (KKSS) di Gedung Daerah Dabosingkep. (Nurjali)

Reso temmangingi namalomo naletei pammase dewata, artinya Kerja keras dengan penuh keikhlasan dan tak lupa berdoa agar tujuan kita dapat tercapai
Lingga (ANTARA) - Politisi muda Lingga Neko Wesha Pawelloy, mengajak para pemuda yang ada di KKSS untuk terus memberikan kontribusinya bagi Kabupaten Lingga yang disampaikan dengan pepatah Bugis sipakatau (saling menjaga dan menghormati tanpa harus memilih memilah siapapun orangnya, patuh dan taat kepada hukum dan budaya).

"Sebagai generasi muda Bugis yang besar ditanah Melayu, kita harus mampu memberikan kontribusi pemikiran dan tenaga untuk Bunda Tanah Melayu untuk terus maju dan memberikan kesejahteraan dan kenyamanan bagi masyarakatnya," ujar Neko saat menghadiri kegiatan halal bihalal KKSS Kabupaten Lingga, di Gedung Daerah Kabupaten Lingga, Minggu.

Kegiatan yang dihadiri oleh Bupati Lingga Alias Wello, yang merupakan tokoh Kerukunan Keluarga Sulawesi Selatan (KKSS) dan juga Plt. Gubernur Kepulauan Riau Isdianto tersebut, dihadiri puluhan anggota KKSS yang ada di Kabupaten Lingga. 

Neko yang kini dipercaya sebagai ketua Fraksi Nasdem untuk DPRD Kabupaten Lingga yang juga anggota KKSS  Lingga,   mengaku sangat bangga menjadi bagian dari Pemkab yang merupakan Bunda Tanah Melayu. Dirinya mengajak segenap pemuda-pemudi KKSS yang lahir dan besar di Kabupaten Lingga, yang saat ini sedang berada diperantauan untuk terus memperhatikan kampung halamannya.

"Mengutip sumpah setia Melayu Bugis; Jikalau tuan kepada Bugis tuanlah kepada Melayu, jikalau tuan kepada Melayu tuanlah kepada Bugis," ujarnya penuh semangat.

Neko yang kini menjabat untuk periode keduanya di DPRD Kabupaten Lingga, dan terpilih sejak usianya masih dibawah tiga puluh tahun tersebut, juga memberikan motivasi kepada rekan-rekan sejawatnya dan anak-anak generasi muda dibawahnya yang saat ini sedang tumbuh menentukan jatidiri dengan mengutip pepatah bugis.

"Reso temmangingi namalomo naletei pammase dewata, artinya kerja keras dengan penuh keikhlasan dan tak lupa berdoa agar tujuan kita dapat tercapai," sebut politisi muda yang kini juga menjabat sebagai Ketua Komisi III DPRD Kabupaten Lingga tersebut.
Pewarta :
Editor: Evi Ratnawati
COPYRIGHT © ANTARA 2020

Komentar