TNI/Polri diminta gencar patroli protokol kesehatan di Kepri

id Patroli protokol kesehatan

TNI/Polri diminta gencar patroli protokol kesehatan di Kepri

Danlanud RHF Tanjungpinang Kolonel Pnb Andi Wijanarko memasang tanda khusus personel Satgas COVID-19 di Pelabuhan Sri Bintan Pura, Kamis (1/4). (Ogen)

Tanjungpinang (ANTARA) - Gubernur Provinsi Kepri Gubernur Ansar Ahmad mengharapkan TNI/Polri kembali gencar patroli protokol kesehatan masyarakat menyusul terjadinya lonjakan kasus COVID-19 di daerah tersebut.

"Kami harap TNI/Polri patroli aktif lagi turun ke lapangan menegakkan protokol kesehatan, guna menekan laju penyebaran COVID-19," kata Ansar Ahmad di Tanjunpinang, Minggu.

Menurut Ansar saat ini Kepri sedang mengalami fluktuasi pertumbuhan kasus COVID-19. Dari tujuh kabupaten/kota, tiga kabupaten/kota beberapa waktu lalu sudah berada di zona hijau. Sementara empat kabupaten/kota lainnya zona kuning.

"Kami berharap kondisi ini bertahan, hingga seluruh kabupaten/kota masuk zona hijau," imbuhnya.

Akan tetapi, lanjut Ansar, dalam sepekan terakhir terjadi peningkatan kasus positif COVID-19.

Dua kota, yaitu Tanjungpinang dan Batam berubah jadi zona oranye. Sedang lima kabupaten/kota lainnya masuk zona kuning atau tingkat penularan rendah.

"Semua pihak harus serius dan berpikir keras mengatasi COVID-19 ini," ujarnya.

Upaya-upaya yang bisa dilakukan, antara lain mengimbau masyarakat senantiasa menaati protokol kesehatan pencegahan COVID-19, sebagai salah satu kunci utama memutus mata rantai penyebaran COVID-19.

Masyarakat harus tetap memakai masker, menjaga jarak, dan mencuci tangan.

Selain itu, menggesa vaksinasi terhadap kelompok prioritas penerima vaksin dengan harapan kasus COVID-19 turun serendah-rendahnya.

"Semoga dengan usaha kita bersama, dapat menghentikan penyebaran COVID-19. Sehingga, program ekonomi dan pembangunan yang telah diluncurkan pemerintah mampu memulihkan ekonomi dan sosial dampak dari pandemi ini," demikian Ansar.
Pewarta :
Editor: Evi Ratnawati
COPYRIGHT © ANTARA 2021

Komentar