Tinggi permintaan ikan segar di Tanjungpinang

id Ikan segar banjiri,pasar tradisional,Tanjungpinang, jelang Idul Fitri

Tinggi permintaan ikan segar di  Tanjungpinang

Pedagang ikan di Pasar Bintan Centre Tanjungpinang, Iwan (Nikolas Panama)

Tanjungpinang (ANTARA) - Ikan segar membanjiri pasar tradisional Kota Tanjungpinang, harga murah dan tingginya permintaan  menjelang Idul Fitri 1442 Hijriah sehingga harganya murah.

Salah seorang pedagang ikan segar, Iwan, di Pasar Bintan Centre Tanjungpinang, Sabtu, mengatakan, cuaca dan gelombang laut pada bulan ini cukup bersahabat sehingga nelayan dapat menangkap ikan lebih banyak.

Harga ikan tamban hanya Rp13.000/kg, selar Rp40.000/kg, selikur Rp25.000/kg, bulat Rp30.000/kg, dan ikan putih Rp60.000/kg.

"Harga ikan turun dibanding bulan lalu. Seperti ikan putih dan selar dijual Rp60.000/kg bulan lalu, sekarang hanya Rp40.000/kg," ucap Iwan.

Pedagang ikan lainnya, Joli, mengatakan hal yang sama. Harga ikan yang dijual seluruh pedagang relatif sama.

Joli menjual ikan lebam dengan harga Rp45.000/kg, turun dibanding bulan lalu yang mencapai Rp50.000-Rp60.000/kg. Sedangkan ikan kapak dijual dengan harga Rp15.000/kg, juga turun dibanding bulan sebelumnya yang mencapai Rp25.000/kg.

Harga ikan belang juga turun. Saat ini, pedagang menjual ikan belang dengan harga Rp38.000/kg.

"Permintaan ikan sekarang jauh lebih tinggi dibanding hari-hari biasanya karena harganya jauh lebih murah," kata Joli.

Sementara harga cumi segar yang dijual Apeng Rp35.000-Rp45.000/kg. Perbedaan harga cumi dipengaruhi ukurannya. Semakin besar ukuran cumi, harganya semakin tinggi.

Pedagang lainnya menjual udang segar dengan ukuran kecil Rp90.000, sedangkan ukuran besar Rp120.000.

 
Pewarta :
Editor: Evi Ratnawati
COPYRIGHT © ANTARA 2021

Komentar