Pria terseret arus di Bintan ditemukan meninggal

id Korban tenggelam tewas

Pria terseret arus di Bintan ditemukan meninggal

Tim SAR gabungan mengevakuasi jasad Heru (22) yang tenggelam terseret arus di perairan Bintan, Kepri, Senin (14/6). (Ogen)

Tanjungpinang (ANTARA) - Seorang pria yang jadi korban terseret arus saat memancing di bibir Pantai Sakerah, Kabupaten Bintan, Kepulauan Riau, ditemukan meninggal oleh tim SAR gabungan, Senin.

Plh Kepala Kantor SAR Tanjungpinang Miswadi menyampaikan pihaknya menemukan jasad korban dengan jarak lebih kurang 300 meter dari lokasi kejadian kecelakaan sekitar pukul 11.30 WIB.

"Jasad korban sudah dievakuasi ke RSUD Kepri di Bintan," kata Miswadi di Tanjungpinang, Senin.

Miswadi mengungkapkan kronologis kejadian ini berawal ketika korban dan lima orang temannya pergi memancing dengan mengarungi bibir pantai Sakerah, sekitar pukul 06.00 WIB, Minggu (13/6).

Saat tengah memancing atau sekitar pukul 09.00 WIB, posisi air laut mulai pasang dan terasa ada arus. Tiga orang rekan korban kembali naik ke darat, sedangkan tiga orang lainnya termasuk korban masih memancing.

"Tak lama air laut makin tinggi ditambah arus kencang, tiga orang yang masih berada di laut berusaha untuk kembali ke darat. Namun dua orang berhasil selamat, sementara korban Heru mengalami lemas dan tenggelam terseret arus pantai," ungkapnya.

Lebih lanjut, Miswadi mengatakan informasi hilangnya korban diterima pihaknya dari Polair Polres Bintan sekitar pukul 14.00 WIB. Setelah itu, enam personel SAR Tanjungpinang langsung turun ke lokasi kejadian kecelakaan.

Dikatakannya pencarian korban selama dua hari ini melibatkan unsur gabungan meliputi Kantor SAR Tanjungpinang, Polair Polda Kepri, Polres Bintan, Polair Polres Bintan, Polsek Bintan Utara, Bhabinsa, Babhinkantibmas, Pos TNI AL, dan masyarakat setempat.

 
Pewarta :
Editor: Evi Ratnawati
COPYRIGHT © ANTARA 2021

Komentar