Bandara Batam layani 106.172 penumpang selama arus mudik lebaran

id Kepri,batam ,bandara ,mudik ,lebaran,hang nadim,penumpang

Bandara Batam layani 106.172 penumpang selama arus mudik lebaran

Sejumlah penumpang saat melakukan proses cek in di Bandara Internasional Hang Nadim (ANTARA/Jessica)

Batam (ANTARA) - PT Bandara Internasional Batam (BIB), pengelola Bandara Internasional Hang Nadim Batam, Kepulauan Riau, melayani 106.172 penumpang pada saat arus mudik lebaran 2025, selama periode 21-28 Maret.

Direktur Utama PT Bandara Internasional Batam (BIB) Pikri Ilham Kurniansyah di Batam, Sabtu mengatakan, puncak pergerakan arus mudik terjadi mulai pada Jumat (28/3) yang mencapai 16.000 orang.

“Selama periode mudik lebaran ini, sudah ada 106.172 penumpang yang melalui Bandara Internasional Hang Nadim. Rata-rata tujuan Jakarta. Untuk hari ini kami perkirakan sekitar 18.000 penumpang,” kata Pikri.

Adapun dari angka tersebut, sebanyak 44.420 penumpang kedatangan dan 61.752 penumpangan keberangkatan.

Dalam periode yang sama, Bandara Internasional Hang Nadim melayani sebanyak 819 penerbangan dengan lima kita yang paling mendominasi dalam arus mudik lebaran tahun ini yaitu Jakarta, Palembang, Pekanbaru, Medan dan Surabaya.

PT BIB berkomitmen untuk terus memberikan pelayanan terbaik bagi semua pengguna jasa dan menjadikan pengalaman perjalanan menjadi berkesan.

Sebelumnya, PT Bandara Internasional Batam (BIB), pengelola Bandara Internasional Hang Nadim Batam Kepulauan Riau melengkapi fasilitas kios check-in mandiri dalam mendukung kelancaran perjalanan jelang mudik Lebaran Idul Fitri 2025.

Pikri Ilham Kurniansyah sebelumnya mengatakan, kios check-in mandiri tidak hanya terletak di dalam gedung terminal, tetapi juga di luar gedung tersebut dengan tujuan untuk mengurai antrean panjang di konter lapor masuk bandara.

“Dengan menerapkan kios check-in mandiri di dalam dan luar terminal untuk mempercepat proses check-in penumpang, penambahan jalur pemeriksaan keamanan guna mengurangi antrean dan mempercepat arus penumpang,” kata Pikri.

Ia menyampaikan, penumpang juga disarankan untuk datang lebih awal ke bandara guna mengantisipasi potensi kepadatan, terutama pada jam-jam sibuk.

Komentar

Komentar menjadi tanggung jawab anda sesuai UU ITE