Pengamat Sarankan Calon Bupati Miliki Program Monumental

id Pengamat,trio,wiramon,Saran,Calon,Bupati,karimun,pilkada,Program,unggulan,Monumental

Karimun (Antara Kepri) - Pengamat politik Kabupaten Karimun, Provinsi Kepulauan Riau, Trio Wiramon menyarankan semua calon bupati memiliki program monumental sebagai unggulan yang akan  direalisasikan jika menang melalui pilkada Desember 2015.

"Program unggulan yang ditawarkan kepada pemilih adalah bagian dari demokrasi modern dan bentuk pencerdasan masyarakat dalam berpolitik," kata dia di Tanjung Balai Karimun, Jumat.

Trio Wiramon mengatakan, pemilih bisa lebih cerdas dalam menentukan pilihannya berdasarkan program unggulan yang ditawarkan saat berkampanye.

"Pemilih bisa mengukur komitmen masing-masing kandidat dalam menyejahterakan masyarakat. Program unggulan yang monumental serta bermanfaat akan menjadi torehan sejarah bagi pembangunan di daerah ini," ucapnya.

Ia mengatakan, program unggulan dan monumental juga telah ditinggalkan dua bupati, yaitu Muhammad Sani dan Nurdin Basirun. Muhammad Sani, katadia, membangun Rumah Sakit Umum Daerah, Masjid Agung, Stadion Badang Perkasa dan Kantor Bupati Karimun.

Program monumental yang ditinggalkan Muhammad Sani itu, menurut dia sangat relevan disesuaikan dengan kondisi dan kebutuhan, mengingat Karimun ketika itu baru dimekarkan menjadi kabupaten.

Sedangkan Nurdin Basirun yang dua periode menjabat Bupati Karimun meninggalkan Proyek Coastal Area yang digadang-gadangkan sebagai ikon baru perekonomian Karimun.

Diakui atau tidak, kata dia, Coastal Area atau Jalan Pesisir yang dibangun dengan reklamasi pantai memberikan pengaruh pada perekonomian masyarakat.

"Bupati periode mendatang juga harus punya program unggulan dan monumental yang dampaknya sangat besar bagi pembangunan daerah," ucap pria lulusan S-2 Ilmu Komunikasi Publik Universitas Gajah Mada itu.

Ia berpendapat, program unggulan hendaknya dapat memacu perekonomian masyarakat, tidak sekadar proyek prestisius.

Program pembangunan unggulan yang disampaikan dalam berkampanye, menurut dia sudah menjadi budaya politik di Tanah Air.

"Presiden Joko Widodo memenangi pemilu tidak hanya dari popularitas, tetapi juga dari program-program unggulan yang ditawarkan saat kampanye, misalnya pengembangan kemaritiman, tol laut dan swasembada beras," tuturnya.

Untuk itu, lanjut dia, setiap bakal calon yang bertarung seharusnya menyusun konsep pembangunan yang dinilai masuk akal oleh pemilih.

Berdasarkan informasi yang dihimpun, sejumlah figur mulai muncul dan berniat untuk maju sebagai calon bupati maupun bupati dalam Pilkada Karimun 2015, antara lain Wakil Bupati Aunur Rafiq, Asisten Tata Pemerintahan Raja Usman, dan anggota DPRD Kepri Rocky Marciano Bawole. (Antara)

Editor: Jo Seng Bie
Editor:
COPYRIGHT © ANTARA 2020

Komentar