Komisi IX DPR kunjungi Natuna terkait Corona

id Natuna, corona, komisi IX kunjungi Natuna, DPR kunjungi Natuna, evakuasi WNI dari Wuhan, observasi WNI di Natuna

Komisi IX DPR kunjungi Natuna terkait Corona

Tampak beberapa anggota DPR RI dari Komisi IX saat menghadiri pertemuan bersama Pemerintah Natuna dan masyarakat Natuna di Gedung Pertemuan Kantor Bupati Natuna, Bukit Arai, Ranai, Natuna, Kamis (13/1). (Antara Kepri/ Cherman)

Ranai, Natuna (ANTARA) - Ketua Komisi IX DPR RI Emanuel Melkiades Laka Lena beserta anggota  bertemu dengan Pemerintah Kabupaten Natuna dan menyerap aspirasi masyarakat  serta meninjau kegiatan observasi WNI dari Wuhan di Hanggar Lanud Raden Sadjad, Ranai, Natuna, Kamis

"Ini janji kita pada saat kunjungan tim dari Natuna kemarin bahwa kami Komisi IX akan mengunjungi Natuna dan menginap di Natuna," kata Ketua Komisi IX DPR RI, Emanuel Melkiades Laka Lena pada saat melakukan pertemuan bersama Pemerintah beserta perwakilan masyarakat di Ruang Rapat Kantor Bupati Natuna, Bukit Arai, Ranai, Kamis sore.

Dalam pertemuan tersebut masing-masing perwakilan terutama Dinas Kesehatan Provinsi Kepri dan Kabupaten Natuna memaparkan kondisi awal hingga kondisi terkini masyarakat Natuna terkait observasi WNI dari Wuhan di Natuna.

"Saat ini warga Natuna, Ranai khususnya telah kondusif, karena telah banyak informasi terkait Virus Corona, warga telah memahami program Pemerintah Pusat tersebut, dan memaklumi atas kehadiran saudara kita dari Wuhan, mereka juga sudah mengerti," kata Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Natuna, Rizal Rinaldi.

Hal senada juga disampaikan oleh Kepala Puskesmas Ranai, Nazri. Ia mengatakan saat ini ketakutan masyarakat Natuna  terhadap isu penyebaran Virus Corona telah tidak ada lagi.

"Saat ini kondisi pelayanan Puskesmas telah normal, berbeda dengan 2 hari pasca kedatangan WNI dari Wuhan lonjakan kunjungan warga untuk memeriksa kesehatan di Puskesmas meningkat hingga 200 persen, saat ini tidak ada lagi," kata Nazri.

Dari hasil pertemuan tersebut terungkap bahwa pelayanan dan fasilitas kesehatan di Natuna masih belum tersedia dengan baik, terutama tenaga kesehatan dan fasilitas RSUD Natuna masih minim.

Semua keluhan dan pengajuan serta usulan dari Pemerintah Kabupaten Natuna dan Masyarakat Natuna ditampung oleh Komisi IX DPR RI. 

Kesimpulan dari pertemuan tersebut diantaranya adalah, Komitmen Kementerian Kesehatan terhadap keluhan dan usulan dari pemerintah daerah dan masyarakat Natuna.

"Yang pertama antisipasi dan deteksi penyakit menular kita jalankan melalui program Gernas. Kedua penguatan program kesehatan, Ketiga perlu adanya penguatan OK, Alkes, meningkatkan koordinasi daerah dan pusat, Empat DAK 2020 total kurang lebih 35 miliar untuk Natuna, biaya rujukan 2 miliar, kami minta lengkapi, pencatatan alat dan peralatan sarana dan prasarana, khusus untuk fisik 19 milyar dan non fisik 15 milyar," kata Sekjen Kementerian Kesehatan, Oscar Primadi.

Ia juga mengatakan, akan meningkatkan jumlah tenaga medis atau Dokter melalui Program Kementerian untuk Kabupaten Natuna.

"Ada program namanya PGDS pemdanya bisa minta, ini guna menambah tenaga Medis, dan sampai saat ini Natuna tidak pernah meminta pada kita," kata Oscar.

Selain itu, untuk program jangka panjang, Kementerian akan mengusulkan agar anak anak Natuna dapat menjadi tenaga medis terutama dokter melalui beasiswa.

"Inilah gambaran dari Kementerian Kesehatan, kami sarankan untuk ditindak lanjuti oleh Pemerintah Daerah, kita telah bekerjasama dengan beberapa universitas," katanya.

Dan kesimpulan pertemuan tersebut, menyepakati harus ada upaya pemerintah untuk peningkatan sarana dan prasarana kesehatan di Natuna.

"Terutama alat transportasi Puskesmas Keliling (Puskel) ini yang kita butuhkan saat ini di Natuna," kata Wakil Bupati Natuna, Ngesti Yuni Suprapti.

Semua hasil pembicaraan dan diskusi akan ditindaklanjuti oleh Kementerian Kesehatan dan Komisi IX DPR RI di Jakarta.
 
Di akhir pertemuan, seluruh anggota Komisi IX mewakili DPR RI mengucapkan terima kasih kepada semua pihak atas pelaksanaan evakuasi dan observasi WNI dari Wuhan di Natuna.

"Seluruh pihak yang menjalankan perannya masing-masing kami mengucapkan terima kasih, telah menjaga kondisi tetap kondusif di segala aspek, baik itu politik, keamanan, pertahanan dan Ekonomi, alhamdulillah ekonomi Indonesia hingga saat ini masih stabil," kata Ketua Komisi IX menutup dan mengakhiri pertemuan.

 
Pewarta :
Editor: Evi Ratnawati
COPYRIGHT © ANTARA 2020

Komentar