Pasien positif COVID-19 di Tanjungpinang bertambah dua orang

id Pasien, COVID-19 di Tanjungpinang,terus bertambah

Pasien positif COVID-19 di Tanjungpinang bertambah dua orang

Sejumlah pedagang dan konsumen di Pasar Bintan Centre Tanjungpinang tidak mengenakan masker (ANTARA/Nikolas Panama)

Tanjungpinang (ANTARA) - Jumlah pasien positif COVID-19 di Kota Tanjungpinang, Kepulauan Riau, hingga Rabu mencapai lima orang setelah ditemukan dua kasus baru.

Pelaksana Tugas Wali Kota Tanjungpinang Rahma, di Tanjungpinang, Rabu, mengatakan, jumlah pasien positif COVID-19 menjadi lima orang setelah Rabu ini bertambah dua orang.

"Tiga hari lalu muncul tiga kasus dari klaster keluarga, kemudian hari ini bertambah dua kasus baru," ujarnya.

Rahma mengatakan pasien positif COVID-19 dalam beberapa hari ini terus bertambah. Padahal sebelumnya lebih dari dua bulan tidak ada penambahan jumlah pasien positif COVID-19.

Dua kasus terbaru COVID-19 di Tanjungpinang terdiri dari Mu, laki-laki berusia 46 tahun tinggal di Jalan Brigjen Katamso, Kelurahan Tanjung Unggat, dan AC, laki-laki berusia 29 tahun tinggal di Jalan Nusantara, Kelurahan Batu 9.

Mu terkonfirmasi sebagai Pasien Nomor 33, sedangkan AC, Pasien Nomor 34. Mu memiliki hubungan keluarga Pasien Nomor 30, 31 dan 32. Sementara AC merupakan anggota TNI aktif yang sempat bertugas selama tiga bulan di Surabaya.

Berdasarkan hasil penelusuran tenaga kesehatan, Mu memiliki riwayat perjalanan dari Tanjungpinang ke Surakarta dengan menggunakan pesawat pada 9 Juli 2020 dalam rangka merujuk pasien, dan menginap semalam di Surakarta.

Keesokan hari, Mu berangkat ke Surabaya untuk mengambil paket sekalian mengisi bahan bakar, dan melanjutkan perjalanan ke Bandara Halim Perdanakusuma Jakarta untuk mengisi bahan bakar tanpa turun dari pesawat dan melanjutkan perjalanan kembali ke Tanjungpinang.

Sampai di Tanjungpinang 10 Juli 2020. Pasien mulai merasa tak sehat dengan keluhan batuk, badan lemah, tidak selera makan dan sesak nafas enam hari kemudian. Mu kemudian dirawat di RSAL Midiyato S Tanjungpinang pada 21 Juli 2020.

Pengambilan sampel sebanyak dua kali pada 22-23 Juli 2020 dengan hasil PCR negatif. Kemudian pengambilan ulang sampel usap pada 25 Juli 2020, dan hasil keluar pada tanggal 27 Juli 2020 dengan hasil positif.

"Pasien ini merupakan kontak erat dengan penderita nomor 30, 31 dan 32 dan merupakan klaster baru penularan COVID-19 dalam satu keluarga," katanya.

Terkait Pasien Nomor 34, pada 9 Juni 2020 melakukan perjalanan dari Surabaya ke Jakarta dan menginap di Jakarta selama seminggu.

Pada 16 Juli 2020 berangkat dari Jakarta menuju Dabo Singkep dengan menggunakan KRI dengan jumlah personel lebih
kurang 200 orang.

Pada 24 Juli 2020 pasien berangkat ke Tanjungpinang menggunakan helikopter dengan jumlah penumpang sebanyak 4 personel termasuk pilot, setelah sampai di Tanjungpinang dilakukantes cepat  pada seluruh personel dan AC hasilnya dinyatakan reaktif.

"Dilanjutkan dengan pengambilan sampel usap dan hasil PCR pada 27 Juli 2020 dinyatakan positif COVID-19. Saat ini kondisi yang bersangkutan stabil, sehat tanpa keluhan," tuturnya.

Rahma mengemukakan Dinas Kesehatan Kota Tanjungpinang menelusuri pada orang-orang yang kontak erat dengan pasien, baik di rumah maupun lingkungan kerja, maupun tempat beraktivitas lainnya, dan dilanjutkan dengan tes cepat dan tes usap.

"Kami mengimbau masyarakat agar senantiasa menerapkan protokol kesehatan pada masa adaptasi hidup baru pada masa pandemi COVID-19. Memakai masker, menjaga jarak dan mencuci tangan lebih sering," ucapnya.

Ia mengatakan jumlah pasien COVID-19 di Tanjungpinang dalam empat bulan terakhir mencapai 34 orang, sebanyak 26 orang di antaranya sudah sembuh, tiga orang meninggal dunia, dan lima orang menjalani karantina dan dirawat di RSUP Kepri. "Rata-rata pasien tersebut tanpa gejala," katanya.
Pewarta :
Editor: Rusdianto Syafruddin
COPYRIGHT © ANTARA 2020

Komentar