Data terbaru pasien COVID-19 di Tanjungpinang bertambah 11 orang

id Pasien COVID 19, di Tanjungpinang,bertambah 11 orang

Data terbaru pasien COVID-19 di Tanjungpinang bertambah 11 orang

RSUP Kepri rumah sakit rujukan pasien COVID-19 di Tanjungpinang (ANTARA/ Nikolas Panama)

Tanjungpinang (ANTARA) - Dinas Kesehatan Kota Tanjungpinang, Kepulauan Riau mencatat jumlah pasien COVID-19 bertambah 11 orang sehingga total menjadi 345 orang.

Kepala Dinas Kesehatan Tanjungpinang Rustam, di Tanjungpinang, Selasa, mengatakan, dari 345 orang pasien COVID-19 tersebut, sebanyak 111 orang memiliki gejala, sedangkan 234 orang tidak bergejala.

"Hari ini ada penambahan 11 orang pasien, tiga orang bergejala, sedangkan delapan orang tanpa gejala," katanya.

Berdasarkan hasil penelusuran tenaga kesehatan, kata dia jumlah warga yang tertular COVID-19 setelah melakukan perjalanan ke luar daerah sebanyak 84 orang, sedangkan yang tertular setelah kontak erat dengan pasien COVID-19 mencapai 227 orang.

Sementara sebanyak 34 orang pasien lainnya tertular COVID-19 tanpa kontak erat dengan pasien COVID-19 dan tidak memiliki riwayat perjalanan ke luar daerah.

"Jumlah pasien yang dinyatakan sudah sembuh hari ini bertambah lima orang sehingga menjadi 300 orang. Sementara yang meninggal dunia akibat COVID-19 delapan orang," ujarnya.

Rustam mengemukakan jumlah kasus aktif COVID-19 di Tanjungpinang sebanyak 37 orang. Sebanyak 18 orang masih dirawat di rumah sakit, sementara 13 orang menjalani isolasi mandiri dan enam orang karantina terpadu.

Ia mengajak seluruh masyarakat agar senantiasa menerapkan protokol kesehatan pada masa adaptasi kebiasaan baru. Protokol kesehatan ini harus selalu dilakukan pada saat berinteraksi dengan keluarga yang tidak tinggal serumah, teman rumah ataupun di tempat kerja, sehingga klaster keluarga dan klaster tempat kerja bisa kita cegah bersama-sama.

Protokol kesehatan yang senantiasa harus dilakukan adalah memakai masker, menjaga jarak (tidak bersalaman) dan mencuci tangan dengan sabun sesering mungkin.


 
Pewarta :
Editor: Evi Ratnawati
COPYRIGHT © ANTARA 2020

Komentar