Puluhan ASN Pemkot Tanjungpinang terinfeksi COVID-19

id Satgas, puluhan ASN Pemkot Tanjungpinang,terinfeksi COVID 19

Puluhan ASN Pemkot Tanjungpinang terinfeksi COVID-19

Aktivitas di Pasar Bintan Centre Tanjungpinang (Nikolas Panama)

Tanjungpinang (ANTARA) - Satuan Tugas Penanganan COVID-19 Kota Tanjungpinang, Kepulauan Riau menyatakan lebih dari 35 orang Aparatur Sipil Negara (ASN) terinfeksi virus corona, sehingga beberapa unit pelayanan diliburkan sementara waktu.

Ketua Harian Satgas Penanganan COVID-19 Tanjungpinang Teguh Ahmad Syafari, di Tanjungpinang, Jumat, mengatakan 35 orang pegawai di Unit Layanan Pengadaan Tanjungpinang tertular COVID-19, satu diantaranya meninggal dunia. Penyebaran virus tersebut diduga terjadi saat pendidikan dan pelatihan pengadaan barang dan jasa.

Di kantor Sekretariat Daerah Tanjungpinang juga tutup sementara waktu karena istri dari salah seorang pegawai tertular COVID-19, namun pasien itu tidak menyebarkan COVID-19 kepada suaminya, dan para pegawai yang berada dalam satu ruangan dengannya.

Selanjutnya, kantor Badan Pengelolaan Pajak dan Retribusi Daerah (BP2RD) Tanjungpinang, sejumlah layanan terpaksa ditutup sementara karena ada pegawai yang tertular COVID-19. Sampai saat ini belum diketahui berapa jumlah pegawai yang terinfeksi COVID-19.

"Masih menunggu hasil pemeriksaan tes usap dengan metode PCR. Namun, seluruh pegawai yang kontak erat telah melakukan isolasi mandiri," ujarnya.

Teguh mengatakan pegawai di Pemkot Tanjungpinang yang terinfeksi COVID-19 selama pandemi mencapai puluhan orang, bahkan Syahrul meninggal dunia akibat COVID-19 ketika masih menjabat Wali Kota Tanjungpinang.

Sejumlah kepala dinas juga ada yang terinfeksi COVID-19. "Ada seorang kepala dinas bersama istrinya meninggal dunia setelah beberapa hari melawan penyakit itu," ucapnya.

Teguh mengimbau masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan dengan menerapkan protokol kesehatan. "Jumlah kasus aktif di Tanjungpinang lebih dari 200 orang. Penularan terjadi sangat cepat," katanya.
 
Pewarta :
Editor: Nurjali
COPYRIGHT © ANTARA 2021

Komentar

Komentar menjadi tanggung jawab anda sesuai UU ITE