Satgas COVID-19 Kepri minta penyesuaian biaya tes antigen di Batam

id Satgas, minta penyesuaian, biaya tes antigen,di Batam

Satgas COVID-19 Kepri minta penyesuaian biaya tes antigen di Batam

Penumpang di Pelabuhan Sri Bintan Pura Tanjungpinang (Nikolas Panama)

Tanjungpinang (ANTARA) - Satuan Tugas Penanganan COVID-19 Provinsi Kepulauan Riau meminta Badan Pengusahaan Kawasan Perdagangan Bebas dan Pelabuhan Bebas Kota Batam melakukan penyesuaian biaya tes antigen.

Juru Bicara Satgas Penanganan COVID-19 Kepri, Tjetjep Yudiana, di Tanjungpinang, Kamis, biaya tes antigen di Batam Rp100.000, sedangkan di Tanjungpinang Rp85.000 sehingga perlu dilakukan penyesuaian. Tes antigen dengan biaya Rp100.000 di Batam diterapkan Pelabuhan Punggur dan Sekupang, sementara di Pelabuhan Sri Bintan Pura Tanjungpinang Rp85.000.

Setiap hari sekitar seribu orang yang melakukan perjalanan dari Batam ke Tanjingpinang dengan menggunakan kapal cepat.

"Penurunan biaya antigen tentu membantu masyarakat," katanya.

Dua hari yang lalu, Gubernur Kepri Ansar Ahmad dalam rapat Satgas Penanganan COVID-19 meminta penyesuaian biaya tes antigen di Pelabuhan Punggur dan Pelabuhan Sekupang.

"Pak gubernur merespon aspirasi warganya. Sehari yang lalu, gubernur sudah menyampaikan kepada Wakil Wali Kota Batam agar dilakukan penyesuaian biaya tes antigen. Alhamdulillah direspons segera oleh Pak Wakil Wali Kota Batam," ujar Tjetjep.

Ia mengatakan tes antigen di pelabuhan merupakan kebijakan pemerintah sebagai upaya mencegah penularan COVID-19. Selama ini, penularan COVID-19 di dalam kapal cukup tinggi berdasarkan hasil penelitian.

"Harus dicegah lebih awal, jangan sampai membawa virus di dalam kapal, dan menularkan kepada penumpang lainnya," tuturnya, yang juga mantan Kadis Kesehatan Kepri.

Biaya tes antigen di Pelabuhan Punggur dan Pelabuhan Sekupang Batam yang lebih mahal dibanding Pelabuhan Sri Bintan Pura, Kota Tanjungpinang semoat mendapat sorotan dari warga.

"Disparitas biaya tes antigen itu mendapat kritikan dari sejumlah warga," kata Darwis, aktivis pemuda di Kepri.

Ia berharap syarat penumpang kapal harus tes antigen, ditiadakan. Syarat keberangkatan sebaiknya cukup menunjukkan sertifikat telah dua kali vaksin.

"Kalau mau tetap dilaksanakan syarat tes antigen tersebut, sebaiknya tidak berbayar," ucapnya.

 
Pewarta :
Editor: Evi Ratnawati
COPYRIGHT © ANTARA 2021

Komentar

Komentar menjadi tanggung jawab anda sesuai UU ITE