Vihara Kota Batam rayakan Imlek secara sederhana

id Batam ,Imlek,Vihara,Samudra Dharma

Warga Tionghoa Batam mengisi Imlek dengan berdoa dan sembahyang. (Antaranews Kepri/YJ Naim)

Batam (ANTARANews Kepri) - Perayaan Tahun Baru Imlek oleh umat di Vihara Samudra Dharma Kota Batam, Kepulauan Riau dikemas lebih sederhana ketimbang tahun-tahun sebelumnya sebagai wujud simpati atas bencana alam yang melanda beberapa daerah di Indonesia akhir-akhir ini.

Wakil Ketua Umum Vihara Samudra Dharma Kota Batam, She Dian Ming, di Batam, Selasa, mengatakan tahun sebelumnya Imlek dirayakan selama lima hari berturut-turut dengan hiburan kesenian barongsai.

"Tahun ini ditiadakan karena dalam kondisi Indonesia berduka. Perayaan tidak semewah tahun lalu. Barongsai hanya ada di hari pertama," kata pria yang akrab disapa Ameng itu.

Dalam setahun terakhir ini, berbagai musibah terjadi di sejumlah wilayah di Indonesia, mulai dari banjir, gunung meletus, gempa bumi, hingga gempa yang disertai tsunami.

Oleh karena itu, pihak pengelola vihara setempat memutuskan untuk menyelenggarakan perayaan Tahun Baru Imlek tahun ini secara lebih bersahaja.

Hal senada dengan Ameng, disampaikan Ketua Muda-Mudi Vihara Samudra Dharma Kota Batam, Pebrianto.

Ia mengatakan perayaan Imlek dikemas dengan lebih sederhana, bahkan perlengkapan sembahyang ada yang dikurangi.

Pada kesempatan itu, ia tidak menjelaskan dengan detail terkait dengan perlengkapan persembahyangan itu.

"Peralatan sembahyang dikurangi. Tahun lalu biasanya ada semacam pemberkatan, tahun ini tidak ada. Barongsai juga hanya hari ini saja," kata dia.

Penampilan kesenian barongsai menjadi tradisi warga keturunan Tionghoa di kota itu dalam merayakan Imlek di wihara setempat.

Menurut dia, kesenian barongsai memiliki banyak makna, di antaranya sebagai peringatan terkait dengan hal-hal negatif yang harus diwaspadai oleh manusia.

"Mana ada yang enggak baik, karena ada barongsai, jadi takut. Dan buat hoki juga," kata dia.

Di wihara itu, pengelola juga menyediakan lilin keselamatan, dengan harapan para pemasang lilin diberikan keselamatan dan penerangan selama setahun ke depan.

"Lilin keselamatan untuk minta doa sama pekong agar pekerjaan lancar, keuntungan, dan dikasih doa keselamatan," kata dia.

Baca juga: Brongsai Imlek di vihara samudra jadi tontonan masyarakat
Pewarta :
Editor: Rusdianto Syafruddin
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Komentar