Kapal ikan China berada 89 mil dari ZEEI

id Natuna, laut natuna utara, kapal ikan asing

Kapal ikan China  berada 89 mil dari ZEEI

Panglima Komando Gabungan Wilayah Pertahanan I (Pangkogabwilhan I) Laksamana Madya (Laksdya ) TNI Yudo Margono, saat memberikan keterangan pers di Bandara Raden Sadjad, Ranai, Natuna, Kepri, Senin (13/1). Foto Antara Kepri/Cherman

"ZEEI kita clear, tidak ada lagi kapal ikan China maupun Coast Goard, mereka telah meninggalkan 89 mil arah utara dari batas ZEEI," kata Panglima
Natuna (ANTARA) - Panglima Komando Gabungan Wilayah Pertahanan I (Pangkogabwilhan I) Laksamana Madya (Laksdya ) TNI Yudo Margono, menyatakan kapal ikan dan Coast Goard China telah meninggalkan Zona Ekonomi Eksklusif Indonesia (ZEEI) wilayah laut Natuna Utara.

Hal itu diketahui berdasarkan hasil pantauan udara yang dilakukannya pada Senin pagi menggunakan pesawat Boeing 737 milik TNI Angkatan Udara.

"ZEEI kita clear, tidak ada lagi kapal ikan China maupun Coast Goard, mereka telah meninggalkan 89 mil arah utara dari batas ZEEI," kata Panglima usai melakukan pantauan udara di Bandara Raden Sadjad, Ranai, Natuna, Senin siang.

Ia juga menjelaskan, pengusiran kapal ikan asing di laut Natuna Utara selain dengan cara melakukan pemantauan juga dikerahkan 7 KRI setiap hari untuk terus melakukan pengamanan di wilayah ZEEI.

"Selain  Boeing dari udara terus memantau,  ada 7 KRI yang terus mendorong mereka untuk keluar," kata Yudo.

Menurutnya, kapal ikan dan Coast Goard China terus bergerak keluar dari wilayah ZEEI dengan kecepatan 7 mil per jam.

"Kemarin mereka masih 30 mil, sekarang sudah bergerak hingga 89 mil, meninggalkan laut kita," kata dia.

Ia juga memastikan 7 KRI tiap hari akan terus beroperasikan secara bergantian dengan batas waktu tidak di tentukan.

"Kita akan perintahkan operasi rutin tiap hari, mereka kita usir, mereka kekuar dari wilayah kita ya sudah, tetap kita jaga wilayah kita jangan terulang pagi," kata Panglima.

Selain itu, Ia juga menanggapi terkait wacana akan ada mobilitasi nelayan ke kawasan ZEEI laut Natuna Utara dan siap mengamankan jika diminta.

"Kita siap, jika di minta," tegasnya.


 
Pewarta :
Editor: Evi Ratnawati
COPYRIGHT © ANTARA 2020

Komentar