Penyuplai Lucinta Luna mengaku memperoleh psikotropika dari resep dokter

id lucinta luna,pemasok lucinta luna,pemasok psikotropika,narkoba

Penyuplai Lucinta Luna mengaku memperoleh psikotropika dari resep dokter

Tersangka pemasok psikotropika untuk selebriti Lucinta Luna, IF alias FLO saat pemeriksaan di Polres Metro Jakarta Barat, Kamis (13/2/2020). (ANTARA/Devi Nindy)

Jakarta (ANTARA) - Tersangka penyuplai atau pemasok psikotropika untuk Lucinta Luna, IF alias FLO, mengaku memperolehnya dari resep dokter resmi.

FLO saat pemeriksaan di Polres Metro Jakarta Barat, Kamis, mengaku mendapatkannya dari seorang dokter di sebuah rumah sakit swasta di kawasan Jakarta Selatan.

"Saya enggak jual ke siapa-siapa lagi, hanya ke LL. Saya ambil ke dokter kalau LL pesan," kata FLO.

FLO menjawab pertanyaan penyidik, ia menjual psikotropika seharga Rp500 ribu untuk Lucinta Luna setiap kali Lucinta butuh obat. Harga tersebut sudah termasuk konsultasi dokter FLO di rumah sakit tersebut.

Baca juga: Kadar ekstasi pada tubuh Lucinta Luna

"Jadi aku memang butuh juga obat itu. Sekalian aku diperiksa, LL juga mendapatkan obat tersebut," ujar FLO kepada polisi.

Sudah lima kali FLO memberikan obat kepada Lucinta Luna. FLO tak mengetahui alasan Lucinta tak mau berkonsultasi sendiri untuk mendapatkan obat-obatan jenis psikotropika yang dibutuhkannya.

Di ruang terpisah, Lucinta Luna juga masih diperiksa penyidik Polres Metro Jakarta Barat. Jawaban Lucinta Luna akan dikonfrontir dengan jawaban FLO.

Baca juga: Polisi kantongi nama penjual psikotropika pada Lucinta Luna

Sebelumnya, Lucinta Luna, kekasihnya Abash alias DAA, pasutri HD dan NHAM dilakukan pemeriksaan di laboratorium Balai Besar Rehabilitasi Badan Narkotika Nasional (BNN) di Lido, Bogor, Jawa Barat.

Lucinta Luna telah diperiksa rambutnya untuk mendalami kadar penyalahgunaan narkotika dan psikotropika yang dilakukannya. Hasil dari pemeriksaan laboratorium tersebut akan diketahui 3-4 hari kedepan.

Lucinta Luna melalui pemeriksaan urine telah terdeteksi positif terkandung zat benzodiazepine, yang dapat menekan kadar zat amfetamin dari ekstasi.

Karena itu, polisi mengecek kadar zat amfetamin pada tubuh Lucinta Luna, mengingat ditemukan adanya tiga butir ekstasi di tong sampah di kediamannya.

Barang bukti yang ditemukan saat Lucinta digerebek di Apartemen Thamrin Residence, Tanah Abang, Jakarta Pusat, pada penggerebekan Selasa (12/2) dini hari, yakni dua butir pil ekstasi biru berlogo lego, tujuh butir pil riklona dan lima butir pil tramadol.

Baca juga: Lucinta Luna diperiksa di Polres Metro Jakbar karena narkoba
Pewarta :
Editor: Rusdianto Syafruddin
COPYRIGHT © ANTARA 2020

Komentar