Azan di Batam serukan jamaah shalat di rumah

id tidak shalat jumat virus corona,virus corona batam,shalat jamaah di rumah

Azan di Batam serukan jamaah shalat di rumah

Ilustrasi, Masjid Sultan Mahmud Riayat Syah di Kota Batam Kepulauan Riau. (ANTARA/Naim)

Batam (ANTARA) - Suara azan yang dikumandangkan di masjid-masjid di Kota Batam, Kepulauan Riau menyerukan agar jamaah shalat di rumah, Rabu.

Seperti yang terdengar dari Masjid Agung Batam dan Masjid Al Kautsar Taman Sari, yang mengubah lafal azan pada hari ini, yang artinya meminta warga untuk shalat di rumah.



Sebelum mengumandangkan azan, pengurus masjid juga meminta warga untuk tidak datang dan menggelar shalat berjamaah.

"Shalat jamaah di masjid ditiadakan untuk sementara waktu mulai hari ini. Ini untuk mengantisipasi COVID-19, dimohon jamaah untuk tidak shalat berjamaah di masjid," kata pengurus masjid Al Kautsar melalui pengeras suara masjid.

Jamaah diminta menggelar shalat berjamaah di rumah masing-masing.

Hal itu juga sesuai dengan Surat Edaran Wali Kota Batam Muhammad Rudi tentang imbauan penanggulangan dan pencegahan penyebaran COVID-19 di masjid dan mushala.



Dalam surat itu, Wali Kota mewajibkan semua orang untuk ikhtiar menjaga kesehatan dan menjauhi setiap hal yang dapat menyebabkan terpapar COVID-19.

Wali Kota mengimbau tidak menyelenggarakan shalat Jumat sampai keadaan menjadi normal dan tidak melaksanakan aktivitas dengan melibatkan orang banyak yang diyakini dapat menjadi media penyebaran COVID-19, seperti pengajian umum dan majelis taklim.

Muazin diminta tetap mengumandangkan azan. Selain itu, juga agar menggulung, membersihkan dan menyimpan karpet, atau alas shalat yang biasa digunakan dan jamaah membawa sajadah masing-masing.



Lantai masjid dan mushala agar dibersihkan setiap pagi dengan cairan disinfektan, membuka pintu masjid, menghidupkan kipas angin dan mematikan AC.

Pengurus agar membuka pintu dan jendela masjid dan mushala selebar-lebarnya, menyediakan cairan pencuci tangan pada pintu masuk, toilet serta tidak bersalaman langsung antarjamaah.
 
Pewarta :
Editor: Rusdianto Syafruddin
COPYRIGHT © ANTARA 2020

Komentar