Pasien baru COVID-19 di Karimun diketahui dari Surabaya

id pasien COVID-19,Gugus Tugas,Karimun

Pasien baru COVID-19 di Karimun diketahui dari Surabaya

Juru Bicara Gugus Tugas COVID-19 Karimun, Rachmadi (kiri) dalam rapat evaluasi penanganan COVID-19 di Kantor Bupati Karimun beberapa waktu lalu. ANTARA/H0-Dok. Humas Pemkab Karimun

Tanjung Balai Karimun (ANTARA) - Pasien baru positif COVID-19 yang diumumkan Gugus Tugas Percepatan Penanganan COVID-19 Kabupaten Karimun pada hari ini, Kamis, diketahui memiliki riwayat perjalanan dari Surabaya, Jawa Timur.

"Hari ini Karimun bertambah satu kasus positif COVID-19. Alamat Pacitan dan memiliki riwayat perjalanan dari Surabaya," kata Juru Bicara Gugus Tugas COVID-19 Karimun, Rachmadi di Tanjung Balai Karimun.
 
Rachmadi mengatakan, pasien nomor enam positif COVID-19 itu berusia 30 tahun, pekerjaan wiraswasta dan mulai dirawat di RSUD Muhammad Sani sejak 19 Juni 2020.

Pasien baru tersebut, menurut dia, semula berstatus Pasien Dalam Pengawasan (PDP), dan saat menjalani rapid test hasilnya reaktif corona, sehingga pihaknya mengirim sampel swap untuk diperiksa di laboratorium.

"Dan hasil tes swab keluar hari, positif terpapar COVID-19 dan telah dirawat dan dikarantina di rumah sakit," katanya.

Dengan penambahan kasus baru tersebut, maka jumlah pasien positif COVID-19 di Karimun tercatat enam orang, namun lima pasien sebelumnya sudah sembuh.

Sementara itu berdasarkan data penanganan COVID-19 yang diperbaharui Gugus Tugas Karimun hari ini, jumlah Orang Dalam Pemantauan (ODP) tercatat sebanyak 282 orang. Dari jumlah tersebut, sebanyak 281 orang telah selesai pemantauan, dan tinggal 1 orang lainnya, yakni di Kecamatan Meral masih dalam proses pemantauan.

Untuk jumlah Pasien Dalam Pengawasan (PDP) tercatat sebanyak 38 orang, 33 di antaranya telah selesai pengawasan, sisanya sebanyak 5 orang masih dalam proses pengawasan.

PDP yang meninggal tercatat sebanyak 3 orang dan semuanya negatif COVID-19 berdasarkan tes PCR.

Untuk pemeriksaan laboratorium PCR tercatat sebanyak 48 orang, terdiri atas PDP 38 orang (2 positif, 31 negatif, 5 dalam proses), ODP 5 orang (5 negatif), Orang Tanpa Gejala 5 orang (3 Positif, 2 Negatif)

Sedangkan, pemeriksaan Rapid Test Antibody tercatat sebanyak 1.064 orang, reaktif 18 orang 18 (12 PDP, 5 OTG, 1 ODP) dan non reaktif 1.046 orang.
Pewarta :
Editor: Evi Ratnawati
COPYRIGHT © ANTARA 2020

Komentar