47 ekor sapi disumbangkan ASN Pemkot Tanjungpinang untuk kurban

id Hewan kurban

47 ekor sapi disumbangkan ASN Pemkot Tanjungpinang untuk kurban

Hewan kurban. ANTARA/Ogen

Tanjungpinang (ANTARA) - Aparatur sipil negara (ASN) di lingkungan Pemerintah Kota Tanjungpinang Provinsi Kepri menyumbangkan 47 ekor sapi dan dua ekor kambing pada perayaan Idul Adha 1441 Hijriah.



"Untuk berkurban ini memang tidak dianggarkan di APBD, namun ini merupakan kerelaan dari para ASN Tanjungpinang untuk melakukan ibadah kurban," ujar Plt Wali Kota Tanjungpinang Rahma di Tanjungpinang, Rabu.



Rahma menyebutkan jumlah hewan kurban yang terkumpul tidak sebanding dengan masjid dan surau yang ada di Tanjungpinang. Karena itu, puluhan hewan yang akan dikurbankan pada Jum'at pekan ini diserahkan kepada masjid-masjid tertentu.



"Kalau kita bagikan ke semua masjid, tentu tidak cukup, jadi kita salurkan ke masjid dan surau yang daerahnya bisa dikatakan membeli daging dalam satu tahun sudah syukur dan tidak ada hewan kurban untuk disembelih, itu yang kita utamakan," sebut Rahma.



Contohnya, kata dia, Masjid Al-Kautsar di Tanjung Lanjut. Di wilayah itu ada 170 KK, namun tidak ada rencana untuk memotong hewan kurban. Selain itu, di Masjid Sungai Nyirih dan Sungai Ladi.



"Jadi, alangkah baiknya kita berikan bantuan ke masjid yang tidak ada pelaksanaan kurban, kita beri satu ekor sapi untuk dikurbankan," imbuhnya.



Rahma dan keluarga pun ikut berkurban satu ekor sapi dan akan disembelih di Masjid Raya Sultan Riau Pulau Penyengat.



"Alhamdulillah, saya dan keluarga ikut berkurban, tidak banyak hanya satu sapi dan akan disembelih di Masjid Pulau Penyengat," imbuhnya.



Dirinya menambahkan, sistem pemotongan hewan kurban juga tetap menaati protokol kesehatan yang ada. Bahkan Rahma mengungkapkan bahwa Surat Edaran (SE) terkait Idul Adha sudah keluar.



"Untuk shalat itu boleh di masjid, surau bahkan lapangan, namun tetap mematuhi protokol kesehatan. Untuk pemotongan hewan kurban juga begitu, tidak boleh berkerumunan," demikian Rahma.

Pewarta :
Editor: Evi Ratnawati
COPYRIGHT © ANTARA 2020

Komentar