946 petugas KPPS di Kepri reaktif tes cepat COVID-19

id kpps reaktif covid,pilkada sehat kepri,pilkada,pilkada serentak,pilkada serentak 2020,pilkada 2020

946 petugas KPPS di Kepri reaktif tes cepat COVID-19

Sejumlah penyelenggara Pilkada Serentak 2020 mengikuti tes cepat COVID-19 di Kota Tanjungpinang, Kepri. (Dok KPU Kepri)

Batam (ANTARA) - Sebanyak 21.007 orang petugas Kelompok Penyelenggara Pemungutan Suara dan petugas ketertiban di TPS di seluruh Provinsi Kepulauan Riau menjalani tes cepat COVID-19, dan 946 orang di antaranya dengan hasil reaktif.

"Yang reaktif 946 orang dari 21.007 orang yang di-'rapid' per tanggal 1 Desember 2020," kata anggota Komisi Pemilihan Umum Provinsi Kepulayan Riau Widiyono Agung, Rabu.

Dan proses tes cepat COVID-19 masih berlangsung, hingga total 38.117 orang KPPS dan petugas ketertiban yang harus menjalani tes.

Hasil reaktif dalam tes cepat COVID-19 itu harus dikonfirmasi lagi menggunakan tes usap PCR yang dinilai lebih akurat.

Ia mengatakan, dalam rapat konsolidasi persiapan Pilkada yang diadakan Pemprov Kepri, Kepala Kesbangpol dan Kepala Dinkes Kepri langsung berkoordinasi dengan pemerintah kabupaten kota agar melakukan tindak lanjut penanganan petugas KPPS yang reaktif.

"Beliau langsung melakukan koordinasi dengan Pemkab Lingga, Pemkab Karimun dan Pemkab Natuna, agar KPPS dan Petuags Ketertiban yang dinyatakan reaktif agar langsung di tindaklanjut oleh Gugus Tugas untuk di 'swab'," kata dia.

Dengan tes usap PCR, maka diharapkan dapat segera diketahui hasil yang lebih akurat, apakah petugas negatif atau positif COVID-19.

"Jika hasilnya negatif langsung bisa bekerja untuk bimtek sebagai KPPS dan bagaimana penggunaan Sirekap," ujarnya.

Namun, jika positif, maka petugas tersebut mengundurkan diri dan KPU akan menggantinya.

Tes usap dilakukan terhadap petugas KPPS di Kabupaten Kepulauan Anambas. Dari enam yang dinyatakan reaktif, baru dua orang yang menjalani tes, dan hasil keduanya negatif. Rencananya empat orang lainnya kan mengikuti tes pada Rabu sore.

Di tempat terpisah, Kepala Dinas Kesehatan Kota Batam Didi Kusmarjadi menyatakan, tes usap terhadap petugas KPPS yang reaktif harus mempertimbangkan ketersediaan perlengkapan tes di BTKLPP, karena jumlahnya banyak, mencapai 559 orang, dan masih mungkin bertambah.

"Jika (swab) akan dilakukan juga lihat ketersediaan logistik," ucap dia.
Pewarta :
Editor: Evi Ratnawati
COPYRIGHT © ANTARA 2021

Komentar