Dalam sehari 1.148 orang berangkat dari Pelabuhan Telaga Punggur

id Pelabuhan Telaga Punggur Batam,Punggur Batam,Pelabuhan Batam

Dalam sehari 1.148 orang berangkat dari Pelabuhan Telaga Punggur

Penumpang di Pelabuhan Telaga Punggur Kota Batam saat mengantri untuk melakukan tes GeNose C19 (Arfan NK)

Batam (ANTARA) - Usai berakhirnya larangan mudik lebaran, sebanyak 1.148 penumpang berangkat melalui Pelabuhan Domestik Telaga Punggur Kota Batam, Selasa (18/5). 

Kepala Satuan Kerja (Kasatker) Pelabuhan Domestik Telaga Punggur, Suherman mengatakan, penumpang sudah memadati pelabuhan sejak pagi hari. 

"Luar biasa pekerjaan hari ini, dimana penumpang pagi-pagi sekali sudah antre," katanya. 

Ia melanjutkan, bahwa sempat terjadi penumpukan penumpang dikarenakan banyak yang belum mengetahui Surat Edaran Gubernur Kepulauan Riau yang baru saja terbit. 

"Tahunya mereka itu kan larangan mudik yang berlaku sampai tanggal (17/5), jadi kami harus memberikan mereka perhatian dan memberikan rasa nyaman," lanjutnya. 

Adapun Surat Edaran Gubernur yang baru saja terbit yaitu Surat Edaran Nomor: 469/SET-STC19/V/2021, yang mengharuskan pengguna jasa transportasi laut dan udara, wajib melengkapi diri dengan surat keterangan hasil negatif tes RT-PCR atau Rapid Test Antigen maupun GeNose C19. 

Suherman juga mengungkapkan, penyebab terjadinya penumpukan penumpang di Pelabuhan Telaga Punggur karena antrean GeNose C19. 

"Penumpukan disebabkan oleh tes GeNose yang memakan waktu lama, namun untuk kapal tidak ada masalah," ungkapnya. 

Maka dari itu, dirinya menghimbau  masyarakat Kota Batam yang ingin berpergian melalui transportasi laut, agar dapat mempersiapkan diri dengan hasil tes negatif sesuai dengan Surat Edaran Gubernur Kepulauan Riau. 

"Masyarakat bisa melakukan tes diluar pelabuhan. Jadi, tinggal datang saja dan langsung masuk ke kapal tanpa harus bertumpuk," imbaunya.
Pewarta :
Editor: Nurjali
COPYRIGHT © ANTARA 2021

Komentar

Komentar menjadi tanggung jawab anda sesuai UU ITE