STAIN Sultan Abdurrahman Berdiri di Kepulauan Riau

id sekolah, tinggi, agama islam, negeri, abdurrahman, kepulauan riau, pertama, bintan,

Kepala Kantor Kementerian Agama Wilayah Kepulauan Riau, Razali Jaya. ( kepri.antaranews.com/Henky Mohari)

Tanjungpinang (ANTARA News) - Di Provinsi Kepulauan Riau kini ada Perguruan Tinggi Agama Islam Negeri pertama lengkap dengan Surat Keputusan Dirjen Pendidikan Islam No Dj.I/457/2010 pada 20 Juli 2010 tentang Izin Pendirian Sekolah Tinggi Agama Islam Negeri Sultan Abdurrahman.
   
Sekolah Tinggi Agama Islam Negeri (STAIN) Sultan Abdurrahman  meliputi tiga fakultas dengan empat program studi, kata Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Kepulauan Riau, Razali Jaya di Tanjungpinang, Jumat 6 Agustus 2010.

Fakultas dan program studi itu meliputi Fakultas Ushuluddin program studi Ilmu Al Qur'an dan Tafsir, Fakultas Tarbiyah Program Studi Manajemen Pendidikan Islam,  Fakultas Syariah Program Studi  Akhwal Syahsiyah/Hukum Keluarga, serta Program Mu'amalah/Hukum Ekonomi Syari'ah.
   
"Tahun ajaran 2010/2011 sudah terdaftar 30 orang mahasiswa yang akan mengikuti perkuliahan baru," ujar Razali yang juga sementara menjabat sebagai Ketua STAIN Sultan Abdurrahman.
   
Tenaga pengajar sudah ada 38 orang dosen berpendidikan S2 sebanyak 34 orang dan sebanyak empat orang berpendidikan S1.
   
Gedung perkuliahan sementara ini memakai gedung bekas Kantor Departemen Agama Bintan di Jalan MT Haryono Batu 3 Tanjungpinang, dan akan dipindahkan bila kelak selesai kampus permanen yang akan  dibangun pada awal 2012 di Desa Tembeling, Kabupaten Bintan.
   
"Lahan untuk kampus sudah tersedia sekitar 20 hektar di Desa Tembeling Bintan dan saat ini masih dalam proses pembebasan lahan. Mudah-mudahan bisa dibangun pada awal 2012," katanya.
   
Anggaran pembangunan menurut dia akan menggunakan APBN dan juga anggaran APBD Provinsi Kepulauan Riau.
   
"Pada 2010 ini kami juga sudah mengusulkan anggaran sekitar Rp2,7 miliar kepada Pemerintah Kepri," katanya.
   
Dengan adanya STAIN Sultan Abdurrahman, menurut dia diharapkan bisa menghasilkan sarjana muslim yang bisa mencerdaskan kehidupan umat. (HM/Btm1)


Editor: Jo Seng Bie
COPYRIGHT © ANTARA 2018

Komentar