Mustofa Widjaja: Tingkatkan Sinergitas Bangun Batam

id badan, pengusahaan, batam otorita, harti, bakti, industri, mustifa, widjaja

Kepala BP Batam Mustofa Widjaja, kiri, dalam upacara Hari Bakti Pengembangan Industri Batam ke-39. (Foto Humas BP Batam)

Batam (ANTARA News) - Pembangunan Batam sebagai daerah industri perlu dengan peningkatan sinergitas antara Badan Pengusahaan Batam dengan Pemerintah Provinsi Kepulauan Riau, Pemerintah Kota Batam dan segenap unsur masyarakat luas.

Peningkatan sinergi dan kerja sama dengan pemerintah daerah dan instansi vertikal serta unsur masyarakat, semakin penting dilakukan guna  menghadapi tantangan globalisasi, kata Kepala Badan Pengusahaan (BP) Batam Mustofa Widjaja, di Batam Selasa 26 Oktober 2010.

Dalam upacara Hari Bakti ke-39 Pengembangan Industi Batam yang berlangsung sederhana, ia menyatakan, keberhasilan pembangunan Batam erat dengan komitmen dan dukungan pemerintah pusat, serta kerja sama yang sinergis antara pemerintah provinsi, pemerintah kota, dan peran serta masyarakat.

Berkaitan dengan peringatan hari bakti, ia mengajak segenap karyawa BP Batam mawas diri tentang apa yang telah dicapai dan bagaimana meningkatkan kinerja secara sistematis, menyeluruh dan dengan kecerdasan.

"Perubahan lingkungan strategis, baik yang berskala nasional maupun skala global harus dihadapi dan diantisipasi secara cerdas demi kepentingan Batam pada khususnya dan Indonesia pada umumnya," kata Mustofa, selaku pembina upacara.

Kepala BP Batam secara khusus mengharapkan peningkatan kerja sama dan dukungan dari masyarakat pengusaha, para pekerja, LSM, tokoh agama dan tokoh masyarakat guna membangun partisipasi untuk meningkatkan daya saing Batam terhadap kawasan sejenis.

Badan Pengusahaan Kawasan Perdagangan Bebas dan Pelabuhan Bebas (FTZ) Batam atau BP Batam semula bernama Badan Pengembangan Industri di Pulau Batam atau Otorita Batam.

Kepada segenap karywan BP Batam, ia minta senantiasa meningkatkan ketakwaan dan keimanan kepada Tuhan Yang Maha Esa, melakukan kegiatan kemasyarakatan secara profesional karena dengan cara demikian selain menambah kemampuan diri juga akan meningkatkan kemampuan masyarakat.

Ia juga berpesan agar karyawan dan karyawati BP Batam terus membina hubungan yang harmonis dengan instansi-instansi di daerah dan tingkat pusat agar bisa bekerja sama membangun Batam.

Segenap karyawan dimintanya meningkatkan kemampuan dalam penguasaan ilmu dan teknologi secara perorangan atau kelompok sehingga dapat menjadikan Batam sebagai kawasan yang siap berkompetisi dengan kawasan sejenis.

Kepala BP Batam menyerahkan piagam dan menyematkan medali Satya Lencana Karya Satya 10 tahun, 20 tahun dan 30 tahun dari Presiden Republik Indonesia kepada beberapa pegawai negeri sipil yang bekerja dengan penuh kesetiaan pada Pancasila dan UUD 1945.

Ia juga menyerahkan Lencana Pengabdian dan Piagam Penghargaan 8, 16, 24 tahun kepada beberapa PNS atas pengabdian, kesetiaan dan kecakapan dalam melaksanakan tugas sebagai pegawai BP Batam secara terus menerus, sehingga dapat dijadikan teladan bagi setiap pegawai. (Btm1)
Editor: Jo Seng Bie
COPYRIGHT © ANTARA 2018

Komentar