Lima PMA Tertarik Olah Sampah Batam

id Lima, PMA, Tertarik, Olah, Sampah, Batam

Batam (ANTARA Kepri) - Lima penanam modal asing (PMA) tertarik mengola sampah di Tempat Pembuangan Akhir Kota Batam Kepulauan Riau.

"Ada lima perusahaan asing yang menyatakan tertarik menangani sampah," kata Wali Kota Batam Ahmad Dahlan di Batam, Rabu.

Rencana pengelolaan limbah Batam ditawarkan Badan Perencanaan Pembangunan Nasional kepada puluhan penanam modal asing dalam temu pasar.

Wali Kota mengatakan pemerintah akan membuat kajian terbaru mengenai pengelolaan limbah di Batam, bekerjasama dengan Bappenas.

"Karena kajian terakhir itu 2006, jadi buat yang baru," kata dia.

Tim kajian menggunakan jasa konsultan yang direkomendasikan Bappenas.

Menurut konsultan, kata dia, ada beberapa hal yang harus dikaji, antara lain aspek keuangan dan sosial.

Dalam Market Sounding beberapa waktu lalu Perusahaan Korea Dongbu Corporation tertarik mengelola limbah.

"Kami tertarik dengan yang pengelolaan limbah di Batam, sedang dua lain tidak," kata General Manajer/ perwakilan Dongbu Corporation Jun-Ho Seok di Batam.

Seok mengatakan perusahaannya tertarik dengan rencana pengelolaan limbah yang dipaparkan Wali Kota Batam Ahmad Dahlan.

Hanya saja, kata dia, tidak ada pemaparan yang konkrit mengenai proyek itu.

Ia mengatakan perusahaannya menantikan informasi lebih detil tentang proyek itu.

Deputi Perencanaan Investasi BKPM Tamba Hutapea mengatakan proyek Batam Solid Waste Management dilakukan sejak 2006 dan saat ini telah masuk tahap persiapan akhir.

Proyek ini mencakup pengolahan limbah dari awal hingga transportasi, pemprosesan, dan pemungutan tarif dengan volume limbah yang akan dikelola sekitar 1.200 sampai 1.300 ton per hari.

Market sounding, kata dia, dilaksanakan BKPM untuk memfasilitasi percepatan proyek-proyek infrastruktur PPP dari tahap akhir hingga masuk tahap prakualifikasi.

"Setelah tahap ini, kita lihat bagaimana respon investor," kata dia.(*)

Editor: Dedi

Editor: Jo Seng Bie
COPYRIGHT © ANTARA 2026


Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.

Komentar

Komentar menjadi tanggung jawab anda sesuai UU ITE