Bupati Karimun: Semangat Kebangsaan Masyarakat Masih Tinggi

id Bupati,Karimun,nurdin,basirun,Semangat,Kebangsaan,Masyarakat,nasionalisme,perbatasan,proklamasi,hut,kemerdekaan

Karimun (Antara Kepri) - Bupati Karimun, Provinsi Kepulauan Riau, Nurdin Basirun berpendapat semangat kebangsaan masyarakatnya yang berbatasan dengan Singapura dan Malaysia masih cukup tinggi.

"Tingginya semangat kebangsaan itu tampak dari semangat untuk hidup rukun di tengah keberagaman suku, dan budaya," katanya dalam acara ramah tamah bersama para veteran dan Pasukan Pengibar Bendera (paskibra) Peringatan Detik-detik Proklamasi di Tanjung Balai Karimun, Sabtu malam.

Nurdin menyebut Kabupaten Karimun adalah salah satu miniatur Indonesia, wilayahnya terdiri atas ratusan pulau dan warga masyarakatnya sangat heterogen. Semua suku, dan budaya di Indonesia, ada di Karimun.

"Hidup rukun di tengah keanekaragaman itu berkat tertanamnya nilai-nilai Pancasila dan Bhinneka Tunggal Ika," ucapnya.

Semangat kebangsaan yang tinggi, menurut dia, adalah modal dasar dalam membangun Karimun yang berbatasan dengan  dua negara lain.

"Sejalan dengan tema Hari Kemerdekaan Republik Indonesia ke-68, stabilitas politik juga sangat dibutuhkan bagi Karimun yang berada di beranda terdepan Indonesia. Apalagi, pembangunan sedang gencar dilakukan dalam mewujudkan Karimun sebagai kota perdagangan dan jasa," ucapnya.

Terkait masih adanya warga yang tidak mengibarkan bendera ia mengatakan bukan berarti rasa nasionalisme mulai pudar.

"Tahun ini adalah tahun politik, sehingga bendera partai lebih banyak dari merah putih. Tapi, kami yakin dan percaya rasa kebangsaan masih kental yang ditandai dengan terwujudnya situasi yang kondusif sejak lama," ucapnya.

Nurdin juga mengatakan, peringatan HUT Kemerdekaan yang tahun ini dipusatkan di Jalan Lingkar, Coastal Area Tanjung Balai Karimun bukan sekadar kegiatan seremonial, tetapi sebagai bentuk penghargaan dan penghormatan kepada para pahlawan yang telah berjuang merebut kemerdekaan dari tangan penjajah.

"Semangat para pahlawan harus diteladani karena sekarang kita dihadapkan pada tantangan yang lebih besar, yaitu menjaga keutuhan NKRI," ucapnya.

Dalam acara ramah tamah yang dihadiri anggota Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (FKPD), para pejabat itu, Nurdin juga menyerahkan penghargaan kepada anggota Paskibra, veteran, dokter teladan dan beberapa tokoh yang dinilai berkontribusi terhadap pembangunan.

Nurdin didampingi anggota FKPD juga melakukan pemotongan tumpeng sebagai tanda syukur atas suksesnya pelaksanaan seluruh rangkaian kegiatan memeriahkan HUT RI ke-68.

Pantauan, upacara pengibaran dan penurunan bendera berjalan lancar dan khidmat dengan disaksikan ratusan warga.

Sejumlah kegiatan pesta rakyat juga digelar di Coastal Area, sebuah kawasan yang dibangun dengan dana Rp172 miliar yang diharapkan menjadi pusat perekonomian baru di Karimun yang berjuluk Negeri Berazam. (Antara)

Edito: Jo Seng Bie
Editor: Jo Seng Bie
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Komentar