Orchard Park Batam raih penghargaan internasional

id orchard park batam,agung podomoro land,penghargaan internasional,fiabci

Asisten GM Marketing Orchard Park Batam, Tedi Guswana. (Antaranews Kepri/Pradanna Putra)

Pada kongres itu Orchard Park Batam meraih world silver winner untuk kategori masterplan
Batam (Antaranews Kepri) - PT Dimas Pratama Indah pengembang superblok Orchard Park Batam meraih penghargaan internasional dari Federasi Real Estate Internasional (FIABCI) d'Prix d Excellence Award di Dubai, Uni Emirat Arab.

"Kita menjadi satu-satunya wakil Indonesia yang meraih penghargaan dari FIABCI," kata Asisten GM Marketing Orchard Park Batam, Tedi Guswana, di Batam, Sabtu.

Tedi mengatakan penyerahan penghargaan tersebut dilakukan pada ajang kongres ke 69 FIABCI yang berlangsung pada 27 April hingga 8 Mei lalu di Dubai World Trade Centre.

"Pada kongres itu Orchard Park Batam meraih world silver winner untuk kategori masterplan," kata Tedi.

Tedi menambahkan pernghargaan itu diberikan karena Orchard Park Batam dinilai berhasil mentransformasikan lahan tandus menjadi hunian terintegrasi yang hijau dan asri.

Selain itu lanjut Tedi, dengan pembangunan properti yang dilakukan anak perusahaan PT Agung Podomoro Land itu, dapat mendorong pertumbuhan ekonomi di sekitar kawasan Batam Centre, menyerap tenaga kerja lokal dan mendukung pengembangan lingkungan berkelanjutan.

"Ini menjadi salah satu bukti properti di Batam telah menjadi perhatian dunia," kata dia.

Masyarakat Kota Batam kata Tedi harus bangga dengan penghargaan tersebut dan harus memiliki properti yang sudah diakui secara internasional.

Sebagai ucapan rasa syukur kata Tedi pihaknya mengelar buka puasa bersama para karyawan dan yatim piatu. Serta memberikan santunan kepada anak-anak yatim piatu di Kota Batam.

Sementara itu Ketua DPD REI Batam, Achyar Arfan mengatakan world silver winner FIABCI yang diraih Orchard Park Batam merupakan penghargaan bergensi satu-satunya bagi proyek properti di luar Pulau Jawa.

"Ini bukan hanya pertama di Batam tapi juga pertama di Indonesia," jelas Achyar.(Antara)

Lihat Video:
Pewarta :
Editor: Danna Tampi
COPYRIGHT © ANTARA 2018

Komentar