Pemkot Batam buka lima rekening bantuan bencana

id bencana lombok

Pemkot Batam buka lima rekening bantuan bencana

Asisten I Bidang Pemerintahan dan Kesra Pemkot Batam, Yusfa Hendri (Antaranews Kepri/Pradanna Putra)

Saat ini, kelima rekening itu digunakan untuk menampung dan menyalurkan sumbangan bagi korban gempa Lombok dan Sumbawa Nusa Tenggara Barat.
Batam (Antaranews Kepri) - Pemerintah Kota Batam, Kepulauan Riau, membuka lima rekening tabungan Batam Peduli Bencana untuk menampung dan menyalurkan sumbangan masyarakat kepada korban musibah di seluruh daerah di Indonesia.

"Kami membuka lima rekening, antara lain di Bank Mandiri, BNI, BCA dan BRI," kata Asisten I Bidang Pemerintahan dan Kesra Pemkot Batam, Yusfa Hendri di Batam, Sabtu.

Saat ini, kelima rekening itu digunakan untuk menampung dan menyalurkan sumbangan bagi korban gempa Lombok dan Sumbawa Nusa Tenggara Barat.

"Nomor rekening ini sifatnya permanen, setiap ada tanggap darurat bisa jadi penampung bantuan dari seluruh masyarakat," kata Yusfa.

Pemerintah kota sengaja turun tangan langsung dalam mengumpulkan bantuan masyarakat, demi meminimalkan adanya tindak penipuan yang dilakukan sekelompok orang yang memanfaatkan bencana.

Ia tidak membantah dugaan adanya kelompok yang membuka posko bantuan, tapi tidak menyalurkan sepenuhnya kepada yang membutuhkan.

Menurut dia, Pemkot tidak melanggar masyarakat menggalang dana untuk kemanusiaan, namun harus mengantongi izin.

"Sesuai perda, setiap perhimpunan dana harus mendapatkan izin wali kota atau pejabat yang ditunjuk. Silahkan menghubungi Dinsos. Kami tidak ingin momen ini dimanfaatkan orang tidak bertanggung jawab," kata dia.

Sementara itu, Pemkot Batam juga menggalang sejumlah elemen masyarakat untuk turun langsung mengumpulkan dana bantuan korban gempa Lombok dan Sumbawa di simpang-simpang jalan.

Wali Kota Batam Muhammad Rudi, ikut turun ke jalan mengumpulkan dana masyarakat. Ia memimpin sekitar 200 relawan untuk mengumpulkan derma dari pengguna jalan memakai kotak-kotak amal yang terbuat dari kardus di sejumlah simpang jalan, Jumat (31/8).

"Mereka hari ini kelaparan, bantuan pemerintah saja tidak cukup. Kita sesama bangsa Indonesia pada sore ini, sama-sama membantu," kata Wali Kota.

Pada sore itu, tim berhasil mengumpulkan dana total Rp22.640.900, yaitu dari Simpang BNI Rp14.114.200, dari simpang Masjid Agung Rp4.610.000, Simpang Kepri Mal Rp2.504.000 dan Simpang Masjid Baitussyakur Rp1.412.700.

Kegiatan pengumpulan dana di jalan akan terus dilakukan hingga 15 September 2018. (Antara)
Pewarta :
Editor: Danna Tampi
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Komentar