KPU Batam temukan puluhan surat suara rusak

id KPU Batam,surat suara rusak

KPU Batam temukan puluhan surat suara rusak

ILUSTRASI - Komisi Pemilihan Umum (KPU). (ANTARA FOTO/Rudi Mulya)

Ada 680 orang yang datang, karenanya kami buat sistem bergantian, sekarang, 200 nanti gantian. Karena kasihan, mereka sudah jauh-jauh datang
Batam (ANTARA) - Komisi Pemilihan Umum Kota Batam, Kepulauan Riau, menemukan puluhan surat suara rusak, dalam proses melipat suara selama dua hari sejak Kamis (28/2).

"Dalam satu kotak, ada surat suara yang rusak, bisa satu sampai tiga surat suara," kata Ketua KPU Batam, Syahrul Huda di Batam, Jumat.

Kerusakan, kata dia, disebabkan kertas robek pada bagian atas. Meski yang koyak hanya sedikit, namun kertas itu tetap dinyatakan rusak.

Proses pelipatan surat suara sudah dimulai sejak Kamis, oleh sekitar 200 tenaga pelipat suara.

Ketua KPU menyatakan, dalam sehari, seorang petugas ditargetkan mampu melipat dua kotak kertas suara, meski pada hari pertama mereka baru bisa mengerjakan satu kotak.

"Karena baru pertama kali, nanti kalau sudah terbiasa, pengerjaannya semakin cepat," kata dia.

KPU Batam menargetkan sekitar 3 juta kertas selesai dalam 20 hari.

Dalam kesempatan itu, ia mengatakan proses pelipatan kertas suara akan dibagi dalam dua hingga tiga gelombang tenaga pelipat, mengingat banyaknya masyarakat yang berminat untuk bekerja bersama KPU.

"Ada 680 orang yang datang, karenanya kami buat sistem bergantian, sekarang, 200 nanti gantian. Karena kasihan, mereka sudah jauh-jauh datang," tutur dia.

Sementara itu, Komisioner KPU Batam, Muliadi Evendi mengatakan, kertas suara dinyatakan rusak bila sobek, terdapat bercak tinta dan nama dalam kertas tidak jelas.

Apabila petugas pelipat menemukan cacat seperti itu, maka diminta langsung dipisahkan agar tidak terlipat dan tercampur ke surat suara lainnya.

Surat suara yang sudah dilipat kemudian diikat dengan jumlah 25 surat suara di tiap ikatan.
Pewarta :
Editor: Rusdianto Syafruddin
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Komentar