233 pelajar mahasiswa perbatasan dilatih bela negara

id Natuna, patok perbatasan, perbatasan, NKRI, Lanal Ranai, Selat Lampa, pelajar, mahasiswa, Kedaulatan

233 pelajar mahasiswa perbatasan dilatih bela negara

Upacara pembukaan pelatihan bela negara di Pelabuhan Terpadu Selat Lampa, Natuna, Sabtu (14/13). (doc.Lanal Ranai)

Natuna (ANTARA) - Mahasiswa dan Pelajar Kabupaten Natuna mengikuti program Pelatihan Bela Negara yang dilakukan oleh Pangkalan TNI AL Ranai, kegiatan tersebut resmi dibuka oleh Wakil Bupati Natuna, Dra. Hj. Ngesti Yuni Suprapti, M.A. di Lapangan Faslabuh TNI AL Selat Lampa, Natuna, Sabtu.

"Jumlah peserta terlibat pelatihan terdiri dari 147 putra dan peserta putri sebanyak 86 orang. Pelatihan dilaksanakan sejak tanggal 10 sampai dengan 19 Desember 2019," ungkap Komandan Lanal Ranai Kolonel Laut (P) Tunggul dalam hal ini disampaikan oleh Palaksa Lanal Ranai Letkol Laut (KH) Kadek Ary Pambudi, S.H. 

Dijelaskan, peserta terdiri dari Mahasiswa STAI Natuna, Saka Bahari Lanal Ranai, SMKN 1 Bunguran Timur, SMAN 1 Bunguran Timur Laut, SMKN 1 Bunguran Timur Laut, SMAN 1 Pulau Tiga, SMKN 2 Bunguran Barat, SMAN 1 Bunguran Timur, SMAN 2 Bunguran Timur, SMAN 2 Bunguran Barat, MAN 1 Natuna, MAN 1 Bunguran Selatan, SMKN 2 Bunguran Tengah dan SMAN 1 Bunguran Tengah.

Ia juga menjelaskan, sejak (10/12) telah kita laksanakan Sosialisasi Keselamatan Pelayaran bertempat di Mako Lanal Ranai. 

"Program Bela Negara merupakan kunci kekuatan dalam menghadapi masuknya potensi ancaman fisik dan nonfisik," terangnya.

Lanjut dia, kekuatan dibangun dengan cara memperkuat identitas dan jati diri bangsa serta membangun persatuan dan kesatuan yang kokoh dan bersinergi dari seluruh komponen bangsa. 

"Hal itu dilakukan melalui pengamanan nilai-nilai Pancasila dan penguatan Kesadaran Bela Negara, tentunya," lanjutnya lagi.

Selain itu, Ia juga mengatakan bagi para mahasiswa dan pelajar SMA sederajat di Kabupaten Natuna agar dapat melaksanakan Kegiatan Bela Negara ini dengan sebaik baiknya.

Tujuan agar para generasi penerus bangsa dapat meneruskan dan menanamkan nilai-nilai kebangsaan dan cinta tanah air. 

Hal ini ditunjukan melalui sikap dan prilaku sebagai warga yang dijiwai oleh kecintaannya kepada Negara Kesatuan Republik Indonesia yang berdasarkan Pancasila dan Undang-Undang Dasar 1945, dalam menjalin kelangsungan hidup Bangsa dan Negara seutuhnya, dimana setiap warga negara berhak dan wajib ikut serta dalam usaha pembelaan negara. 

"Peserta Bela Negara pun akan melaksanakan Joy Sailing atau pelayaran gembira dengan menggunakan Kapal Perang Republik Indonesia (KRI) Teluk Celukan Bawang - 532 yang akan kita laksanakan hari Minggu tanggal 15 Desember 2019 pukul 09.00 WIB. Joy Sailing Peserta Bela Negara akan diberangkatkan dari dermaga Faslabuh TNI AL Selat Lampa," pungkasnya.

Sementara itu, Wakil Bupati Natuna dalam sambutannya menyampaikan program Pelatihan Bela Negara ini merupakan kebijakan pimpinan TNI AL yang harus ditindak lanjuti dan diaplikasikan di lapangan oleh Kotama TNI AL sebagai bagian dari elemen bangsa, yang harus berperan aktif untuk memperkokoh persatuan dan kesatuan di kalangan masyarakat.

"Bahwa perlu memahami konsepsi wawasan nusantara dan sistem pertahanan negara secara utuh dan benar agar tumbuh menjadi pribadi yang cinta terhadap bangsa dan tanah air sendiri," kata Ngesti Yuni Suprapti.

Lanjutnya lagi, pemahaman konsepsi pertahanan negara dalam implementasinya bukan hanya dimiliki kalangan tertentu saja, namun segenap komponen bangsa, seluruh rakyat Indonesia, termasuk mahasiswa dan pelajar yang ada di Kabupaten Natuna.

Diakhir sambutannya, Wakil Bupati Natuna menyampaikan beberapa penekanan di antaranya, pertama, tingkatkan intensitas dan kualitas Pelatihan Bela Negara sebagai wadah pembentukan karakter bangsa bagi generasi muda. 

Kedua, ajak kaum muda untuk meningkatkan semangat bela negara. Utamakan program dan kegiatan untuk meningkatkan semangat patriotisme dalam membela kepentingan bangsanya. 

Ketiga, mantapkan tekad kaum muda sebagai patriot pembangunan. Kaum muda haruslah menjadi agen dan pelopor. 

"Negeri ini akan maju dan sejahtera apabila pembangunan dapat terlaksana dengan baik, kenalkan dan libatkan kaum muda dalam kegiatan yang mengarah dan menjadi bagian dari pembangunan nasional melalui karya-karya nyata," ujarnya.

 
Pewarta :
Editor: Rusdianto Syafruddin
COPYRIGHT © ANTARA 2020

Komentar