Pekerja migran reaktif rapid test jalani karantina COVID-19 di Batam

id pmi pulang, pmi dikarantina di batam,pmi reaktif covid19

Pekerja migran reaktif rapid test jalani karantina COVID-19 di Batam

PMI menjalani pemeriksaan setibanya di Pelabuhan Internasional Batam Centre, Kamis (22/5/2020). ANTARA/ Kanwa

Batam (ANTARA) - Seorang pekerja migran Indonesia dari Malaysia yang  diketahui reaktif dari hasil rapid test,  menjalani karantina pencegahan COVID-19 di Rusun Tanjunguncang Kota Batam.

"Satu orang saja yang reaktif," kata Kepala Dinas Kesehatan Kota Batam Didi Kusmarjadi di Batam, Jumat.

Seorang yang reaktif ini langsung dipisah dari rombongan PMI lainnya, demi menjaga kesehatan seluruh tenaga kerja itu. Namun, penempatannya tetap di dalam rusun yang sama.

Rencananya, seorang PMI berjenis kelamin lelaki itu akan menjalani tes swab PCR demi mengetahui kepastian paparan Virus Corona.

"Hari ini swab di RSUD Embug Fatimah," kata dia.

Menurut dia, dari 293 orang PMI yang tiba di Batam, Kamis (21/5), masih terdapat 8 orang yang belum menjalani tes cepat COVID-19, karena keterbatasan waktu.

"Kemarin kesorean," kata Didi.

Selain itu, di antara rombongan PMI, terdapat seorang bayi yang lahir di Malaysia dalam kondisi demam dan saat ini juga dirujuk ke RSUD Embung Fatimah.

Sementara itu, 293 orang PMI yang tiba di Batam langsung menjalani karantina di Rusun Tanjunguncang.

Dinas Kesehatan menempatkan tenaga medis di Rusun itu, meski tidak siaga penuh 24 jam dalam sehari.

"Kalau 'emergency' bisa di bawa ke puskesmas atau rumah sakit terdekat," kata dia.
 
Pewarta :
Editor: Rusdianto Syafruddin
COPYRIGHT © ANTARA 2020

Komentar