Baznas Karimun butuh Rp1,3 miliar operasikan ambulans laut

id Ambulans laut,baznas karimun,PT Timah

Baznas Karimun butuh Rp1,3 miliar operasikan ambulans laut

Ambulans Laut Baznas Karimun, sumbangan UPZ PT Timah Tbk diuji coba usai penyerahan secara simbolis, Rabu (3/6). ANTARA/HO-Dok. Pribadi

Tanjung Balai Karimun (ANTARA) - Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Kabupaten Karimun, Kepulauan Riau, menyebutkan bahwa pihaknya membutuhkan anggaran mencapai Rp1,3 miliar dalam satu tahun untuk mengoperasikan ambulans laut sumbangan Unit Pengumpul Zakat (UPZ) PT Timah Tbk Wilayah Produksi Kepri dan Riau.

"Biaya operasionalnya memang cukup besar, mencapai Rp1,3 miliar per tahun. Meliputi gaji kapten (nakhoda), minyak atau biaya operasional agar siap melayani 24 jam," kata Ketua Baznas Karimun Nasrial usai serah terima mobil ambulans tersebut di Gedung Nasional, Tanjung Balai Karimun, Rabu.

Nasrial mengatakan biaya operasional sebesar itu akan dibantu sebesar Rp300 juta oleh UPZ Baznas PT Timah, dan Rp150 juta oleh Baznas Karimun. Sisanya, menurut dia, diharapkan berasal dari perusahaan-perusahaan yang beroperasi di Karimun serta dari pemerintah daerah.

"Insya Allah, dengan dukungan dari semua pihak, kita bisa memenuhi biaya operasional ambulans laut ini. Kalau berhasil mengelolanya, maka kita bisa jadi contoh bagi daerah lainnya," kata dia dalam acara serah terima yang juga dihadiri Bupati Karimun Aunur Rafiq.

Nasrial mengucapkan terima kasih kepada UPZ Baznas PT Timah yang menyumbangkan ambulans laut karena sangat cocok dioperasikan di Karimun mengingat wilayahnya terdiri dari pulau-pulau.

Dia mengatakan keberadaan ambulans laut ini sangat membantu, terutama bagi warga yang kurang mampu di pulau-pulau yang sakit dan membutuhkan perawatan atau rujukan ke rumah sakit.

"Bantuan berupa ambulans laut ini merupakan yang pertama kali diberikan dan dioperasikan oleh Baznas, semoga bermanfaat bagi masyarakat," ujarnya.

Pada kesempatan yang sama, General Manager PT Timah Tbk Wilayah Produksi Kepri dan Riau Adam Darmawan menjelaskan, ambulans laut tersebut dibeli menggunakan dana zakat profesi 2,5 persen dari karyawan yang beragama Islam di PT Timah Wilayah Kepri dan Riau Unit Kundur.

"Kapal ini dibuat atau dirakit di Bangka Belitung, saya juga ikut serta membawanya ke Karimun. Mudah-mudahan ambulans laut ini bermanfaat bagi masyarakat Karimun. Mohon doa dan dukungan agar PT Timah bisa terus beroperasi," katanya.

Pada kesempatan yang sama, Bupati Karimun Aunur Rafiq mengapresiasi pemberian bantuan ambulans laut dari UPZ Baznas Karimun, dan dia berharap ambulans laut itu bisa mendorong pelayanan kesehatan bagi masyarakat yang membutuhkan, khususnya di pulau-pulau.

"Terima kasih kepada karyawan PT Timah. Dan kepada Baznas Karimun saya berpesan agar benar-benar mengoperasikannya untuk masyarakat kurang mampu," kata dia.

Usai penyerahan secara simbolis, ambulans laut yang sandar di pelabuhan internasional Tanjung Balai Karimun langsung diuji coba dengan membawa Bupati Karimun Aunur Rafiq, GM PT Timah Tbk wilayah Kepri dan Riau Adam Darmawan.
 
Pewarta :
Editor: Evi Ratnawati
COPYRIGHT © ANTARA 2020

Komentar