Pengemudi Primkopal Wakil Batam Dalam Akut Kepri

id pengemudi,primkopal,wakil,batam,dalam,akut,kepri
Juara I akan mewakili Batam ke tingkat provinsi. Dan nanti kalau Batam beruntung bisa ikut ke tingkat nasional mewakili Kepri
Batam (Antara Kepri) - Pengemudi taksi Primkopal, Budi Haryo  mewakili Batam ke Pemilihan Awak Kendaraan Umum Teladan (AKUT) tingkat Provinsi Kepulauan Riau tahun 2017 setelah meraih juara I dalam lomba serupa tingkat kota.
        
"Juara I akan mewakili Batam ke tingkat provinsi. Dan nanti kalau Batam beruntung bisa ikut ke tingkat nasional mewakili Kepri," kata Kepala Dinas Perhubungan Kota Batam, Yusfa Hendri di Batam, Kepri, Jumat.
         
Budi meraih juara I karena memperoleh nilai tertinggi dalam karantina selama empat hari karantina yang digelar Dinas Perhubungan Kota Batam, Senin-Kamis (15-18/5).
         
Pengemudi Taksi Primkopal itu mengumpulkan nilai 84,38 poin, relatif jauh di atas juara II, Hulman Sianipar perwakilan PT Nagabe Karya Bersama untuk angkutan trayek utama, yang mendapat nilai 80,40 poin.
         
Sementara juara III dengan nilai 79,08, atas nama Mithahulsabri, dari PT Nagabe Karya Bersama untuk Angkutan Trans Batam koridor Tanjunguncang-Jodoh. Serta berturut-turut Juara Harapan I-II dimenangkan Erizal pengemudi Bus Sekolah Trans Batam (77,98 poin), dan Pamusuk dari Blue Bird (76, 60 poin).
         
Para pemenang itu berhasil menyisihkan 35 peserta lain dari berbagai jenis angkutan umum, seperti taksi, angkutan utama, angkutan cabang, angkutan Trans Batam, angkutan pariwisata, hingga angkutan karyawan.
         
Yusfa mengatakan ada tiga jenis tes yang dilalui para peserta, yaitu tes tertulis, psikotes, serta penilaian sikap, disiplin, dan prilaku.
         
Tes tertulis terdiri dari materi keselamatan berlalu lintas dengan bobot nilai 15 persen, persyaratan teknis dan laik jalan kendaraan bermotor 15 persen, asuransi kecelakaam jasa raharja 15 persen dan keamanan berkendara (safety riding) 25 persen.
         
"Sedangkan untuk tes psikologi bobotnya 25 persen, sikap disiplin dam prilaku 15 persen," kata Yusfa.
         
Sebelum ujian, para peserta telah terlebih dahulu diberikan pembekalan.
         
Dan selama masa karantina, peserta juga mengikuti pemeriksaan kesehatan serta tes narkoba.(Antara)

Editor: Dedi

COPYRIGHT © ANTARA 2017

Baca Juga