Komoditas pala dan cengkeh dari Anambas berkualitas tinggi

id Ekspor pertanian anambas

Komoditas  pala dan cengkeh dari Anambas berkualitas tinggi

Tim Karantina Pertanian Tanjungpinang tengah mengidentifikasi potensi pertanian dalam rangka mendukung kegiatan Konstratani di Kepualaun Anambas, Kepri. ANTARA/HO-Humas Karantina Pertanian Tanjungpinang

Anambas (ANTARA) - Karantina Pertanian Tanjungpinang mendorong ekspor komoditas pertanian unggulan pala dan cengkeh dari Kabupaten Kepulauan Anambas, Provinsi Kepri, karena produk hasil petani di daerah itu tergolong berkualitas tinggi.

Kepala Balai Karantina Pertanian Tanjungpinang Raden Nurcahyo Nugroho di Tanjungpinang, Senin menyebutkan salah satu kebun milik petani bernama Jonggar di Kepulauan Anambas juga dijadikan tempat pembibitan dan penangkaran pala yang mendapatkan sertifikasi pohon induk terpilih sebagai penyedia bibit pala seluruh Indonesia dengan kualitas unggulan.

Kebun tersebut ditanami pala seluas 10 hektare dan tanaman cengkeh seluas 15 hektare.

“Produksi pala bisa mencapai sekitar 6 ton per tahun, sedangkan cengkeh mencapai sekitar 8 ton per tahun untuk berat kering,” kata Raden.

Jonggar juga memproduksi berbagai jenis minyak atsiri seperti minyak pala, minyak cengkeh, dan minyak sereh wangi dengan kualitas yang cukup baik.

Dengan melihat produk pala dan cengkeh serta turunannya berupa minyak atsiri, kata Raden, terbuka luas potensi untuk mengekspor produk tersebut.

Apalagi letak pulau terluar Indonesia itu berbatasan langsung dengan Malaysia, sehingga bisa menjadi salah satu negara tujuan ekspor.

"Harus diakui kalau ekspor ini masih terkendala kurangnya informasi ketersediaan pasar, sulitnya akses transportasi, serta jumlah produksi yang masih belum mencukupi," ungkap Raden.

Oleh karena itu, pihaknya secara rutin mengirim tim menuju Kepulauan Anambas guna mengidentifikasi potensi pertanian dalam rangka mendukung kegiatan konstratani.

Karantina Pertanian Tanjungpinang juga menjalin kerjasama dengan Dinas Perikanan, Pertanian, dan Pangan Kabupaten Kepulauan Anambas dalam rangka meningkatkan kesejahteraan petani dengan cara mendukung penuh potensi ekspor. Salah satunya melalui program gerakan tiga kali lipat ekspor atau GRATIEKS.

Dia berharap dengan terjalin kerjasama ini produksi petani Anambas bisa meningkat dan pasar semakin terbuka luas.

“Kami bersama instansi terkait berkomitmen bersama-sama memajukan pertanian, mencari solusi pemasaran, dan meningkatkan ekspor,” sebut Raden.

Sementara itu, Kepala Seksi Kelembagaan dan Penyuluhan Dinas Perikanan, Pertanian, dan Pangan Kabupaten Kepulauan Anambas Marina Ginting berkomitmen untuk mendukung peningkatan produksi komoditas cengkeh dan pala di daerah itu.

Pihaknya akan memperbanyak program pengadaan benih pala dan cengkeh kepada masyarakat, khususnya petani.

"Kami berkomitmen menyejahterakan petani dengan pengembangan tanaman cengkeh dan pala,” ujar Marina.
Pewarta :
Editor: Evi Ratnawati
COPYRIGHT © ANTARA 2021

Komentar

Komentar menjadi tanggung jawab anda sesuai UU ITE