Pemuda Katolik ajak generasi pupuk semangat Pancasila

id pemuda katolik,Kabupaten Karimun,seminar kebangsaan

Seminar Kebangsaan bertajuk "Merajut Semangat Pancasila dari Kepulauan" yang digelar Komisariat Cabang Pemuda Katolik Karimun di Gedung Nasional Tanjung Balai Karimun, Sabtu (9/2). (Antaranews Kepri/Rusdianto)

Organisasi ini jangan hanya sebagai identitas, tapi betul-betul taat pada ajaran gerejanya dan menjadi bagian dari NKRI harga mati
Karimun (ANTARANews Kepri) - Pemuda Katolik mengajak generasi muda di Kabupaten Karimun, Kepulauan Riau, sebagai daerah kepulauan di perbatasan terus memupuk semangat Pancasila dan NKRI harga mati.

"Karimun sebagai daerah kepulauan memang cukup kondusif baik di Provinsi Kepri maupun nasional, tapi kita harus selalu memupuk semangat Pancasila di kalangan kawula muda. NKRI harga mati, tidak bisa ditawar," kata Ketua Komisariat Cabang Pemuda Katolik Karimun Vandarones Purba usai dikukuhkan di Gedung Nasional Tanjung Balai Karimun, Sabtu.

Berangkat dari semangat itu, kata dia, pengukuhan Komcab Pemuda Katolik Karimun periode 2018-2021 juga disejalankan dengan seminar dengan tema, "Merajut Semangat Pancasila dari Kepulauan".

Vandarones mengatakan, Pemuda Katolik merupakan bagian dari generasi muda penerus bangsa, sehingga anggota organisasi kepemudaan ini benar-benar loyal pada aturan organisasi.

"Organisasi ini jangan hanya sebagai identitas, tapi betul-betul taat pada ajaran gerejanya dan menjadi bagian dari NKRI harga mati," katanya.

Seminar kebangsaan tersebut dipandu moderator Pastor Laurensius Dihe Sanga dari Komda Pemuda Katolik Provinsi Kepri, dan menghadirkan beberapa narasumber, di antaranya Komandan Kodim (Dandim) 0317/Karimun Letkol Inf Rizal Analdie, Palaksa Lanal Karimun Mayor Laut (P) M Ritaudin.

Menurut Letkol Inf Rizal Analdie, bangsa Indonesia tengah menghadapi ancaman "proxy war" atau perang proksi di dunia maya yang dimainkan oleh tangan-tangan yang tidak bertanggung jawab.

Perang proksi, menurut dia, berpotensi memicu terjadinya benturan-benturan budaya, dan itu sudah banyak terjadi di negara-negara lain.

Ancaman melalui perang proksi, kata dia, merupakan virus yang sangat berbahaya yang dapat mengancam sistem kekebalan bangsa.

"Untuk mencegahnya, butuh kerja sama dan sinergitas seluruh komponen bangsa, serta memelihara semangat berbangsa dan bernegara, sebagai sebuah imunitas kekebalan bangsa," kata dia.

Sementara itu, Mayor Laut (P) M Ritaudin menyampaikan pentingnya generasi muda memahami dan memiliki wawasan tentang kemaritiman.

"Wilayah Indonesia dengan laut yang sedemikan luasnya merupakan modal besar bagi bangsa. Perlu diiringi dengan pemahaman tentang semangat kebangsaan," kata dia dalam seminar yang dihadiri sekitar 150 anggota Pemuda Katolik Karimun.
Pewarta :
Editor: Kabiro kepri
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Komentar