BP Batam bangun 10 infrastruktur strategis

id infrastruktur strategis,BP Batam

Ruas jalan yang berada di kawasan Tunas Industri Batam Centre ini akan diperlebar oleh BP Batam. Pembangunan ruas jalan ini akan menelan biaya Rp6,961 miliar dengan panjang 1.595 meter dan akan dikerjakan PT Cipta Cakrawala Teknik. (Antaranews Kepri/Messa Haris)

Batam (ANTARA) - Badan Pengusahaan (BP) Batam membangun 10 infrastruktur strategis dan peningkatan ruas jalan di Kota Batam, Provinsi Kepulauan Riau khususnya ruas-ruas jalan menuju kawasan industri. 

Kasubdit Pembangunan Jalan, Jembatan dan Transportasi Massal BP Batam, Boy Zasmita, di Batam, Selasa, mengatakan peningkatan dan pembangunan proyek strategis itu akan menggelontorkan total anggaran Rp49,3 miliar.

"Itu anggaran tahun 2019," ujarnya. Boy mengatakan pembangunan jalan kolektor akan dilakukan di Kawasan Industri Kabil mulai dari PT Musimas ke Jl. Hang Kesturi sepanjang 985 meter dengan nilai kontrak Rp7,5 miliar.

"Pembangunan itu akan dilakukan oleh kontraktor pelaksana PT Barelang Konstruksi," jelasnya.

Kemudian pihaknya akan melakukan pembangunan jalan kolektor dan jembatan di Kawasan Industri Sekupang sepanjang 1,425 meter dengan nilai pagu Rp10,7 miliar.

"Pembangunan jalan kolektor inj masih dalam penyusunan dokumen tender," paparnya.

Pihaknya juga akan melakukan pembangunan jalur ke 2 Jalan Kawasan Industri Batam Center. Tepatnya di depan Tunas Industri Park 2 dengan panjangan 1,595 meter.

"Ini nilai kontrak Rp6,961 miliar dan akan dikerjakan oleh kontraktor PT Cipta Cakrawala Teknik," ujarnya.

BP Batam lanjutnya juga akan melakukan pembangunan dan peningkatan jalan kawasan Industri Tanjunguncang tahap 2 sepanjang 945 meter.

"Itu nilai kontrak Rp3,458 miliar dan akan dilaksanakan oleh kontraktor PT Multi Sindo Internasional," paparnya.

Selain itu, BP Batam akan melakukan peningkatan Jalan Kawasan Industri Pelabuhan Sagulung Tanjunguncang sepanjang 621 meter dengan nilai kontrak Rp2,980 miliar yang akan dikerjakan kontraktor PT Belantara Karyatama.

"Kemudian ada pembangunan dan peningkatan Jalan Kawasan Industri Sei Lekop Tahap 2 sepanjang 582 meter dengan nilai kontrak Rp2,812 miliar oleh PT Cipta Cakrawala Teknik," jelasnya.

Selanjutnya kata Boy, BP Batam akan melakukan perbaikan Jalan Kawasan Industri Sintai Tanjung Uncang sepanjang 1,569 meter dengan nilai kontrak Rp 4,106 Miliar dan akan dikerjakan oleh PT Rufiyando Humbang Persada.

"Kita juga akan melakukan perbaikan underpass Pelita Tahap I, nilai pagu Rp 6,4 miliar dan masih dalam penyusunan dokumen," papanya.

Boy menambahkan, BP Batam aka  melakukan peningkatan drainase utama di kawasan Perumahan Tiban Koperasi Segmen A, C dan D dengan nilai kontrak Rp 1,7 miliar dan dikerjakan oleh CV. Anugrah Sakti.

"Terakhir kita akan melakukan peningkatan Drainase Utama kawasan Perumahan Tiban Koperasi Segmen B dengan nilai pagu Rp 1,1 Miliar dan dalam tahap sosialisasi pekerjaan di lapangan," jelasnya. 

Boy mengatakan pembangunan dan peningkatan jalan dan jembatan ini dapat memberikan dukungan kelancaran aktivitas dan kegiatan industri di Batam.(Antara)
Pewarta :
Editor: Rusdianto Syafruddin
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Komentar