
Tambang giok Myanmar longsor

Myanmar (ANTARA) - Sedikitnya 50 orang tewas pada Kamis setelah tanah longsor di salah satu tambang batu giok di Myanmar utara membuat para pekerja terjebak di bawah gundukan sampah, menurut departemen pemadam kebakaran dan pejabat Kementerian Informasi Myanmar.
Para penambang sedang mengumpulkan batu-batu di area Hpakant, yang kaya akan batu giok, di Negara Bagian Kachin ketika "gelombang berlumpur" yang disebabkan oleh hujan lebat mengubur mereka, kata pihak terkait dalam unggahan di Facebook.
"Kini total jasad mencapai 50," bunyi unggahan tersebut. "Kami masih melakukan proses evakuasi."
Tanah longsor mematikan dan kecelakaan lainnya kerap terjadi di lokasi tambang Hpakant yang minim regulasi.
Sumber: Reuters
Pewarta : Asri Mayang Sari
Editor:
Evi Ratnawati
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.
