Tambang giok Myanmar longsor

id tambang batu giok,Myanmar utara,Hpakant

Tambang giok Myanmar longsor

Seorang pembeli memeriksa batu giok dalam Pasar Pertengahan Tahun 2011 Myanmar untuk giok, permata dan mutiara di sebuah pelataran pasar di ibukota Naypyitaw, Sabtu (24/12). (REUTERS/Soe Zeya Tun)

Myanmar (ANTARA) - Sedikitnya 50 orang tewas pada Kamis setelah tanah longsor di salah satu tambang batu giok di Myanmar utara membuat para pekerja terjebak di bawah gundukan sampah, menurut departemen pemadam kebakaran dan pejabat Kementerian Informasi Myanmar.

Para penambang sedang mengumpulkan batu-batu di area Hpakant, yang kaya akan batu giok, di Negara Bagian Kachin ketika "gelombang berlumpur" yang disebabkan oleh hujan lebat mengubur mereka, kata pihak terkait dalam unggahan di Facebook.

"Kini total jasad mencapai 50," bunyi unggahan tersebut. "Kami masih melakukan proses evakuasi."

Tanah longsor mematikan dan kecelakaan lainnya kerap terjadi di lokasi tambang Hpakant yang minim regulasi.

Sumber: Reuters
 
Pewarta :
Editor: Evi Ratnawati
COPYRIGHT © ANTARA 2020

Komentar