Pedagang Pasar Baru Tanjungpinang keluhkan ikan dagangan dicuri

id CCTv pasar rusak

Pedagang Pasar Baru Tanjungpinang  keluhkan ikan dagangan dicuri

Aktivitas di Pasar Baru I Tanjungpinang. Foto Antara/Ogen

Tanjungpinang (ANTARA) - Pedagang ikan di Pasar Baru I Kota Tanjungpinang, Provinsi Kepri, meminta pihak pengelola pasar segera memperbaiki kamera pemantau atau Closed Circuit Televisiona (CCTv) yang rusak untuk mengantisipasi maraknya kasus pencurian ikan di pasar tersebut.

Salah seorang pedagang ikan, Acai (52), saat ditemui Minggu di lokasi pasar,  menduga CCTv tersebut sengaja dirusak oleh oknum tidak bertanggungjawab agar bisa mencuri ikan.

CCTV yang ada saat ini, kata dia, langsung terhubung ke kantor Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) PT Tanjungpinang Makmur Bersama (TMB).

"Sekarang CCTv tidak berfungsi," sebutnya.

Imbas kemera pemantau rusak, Acai mengaku baru-baru ini ia harus kehilangan ikan mencapai puluhan kilogram.

"Ikan yang hilang merupakan ikan bagus dan biasa dijual Rp50 ribu per kilogram," kata Acai.

Selain Acai, setidaknya ada sekitar delapan pedagang lainnya yang turut mengalami kejadian serupa. 

Misalnya Rahmad (21), yang mengaku juga kehilangan belasan kilogram ikan. Dia berharap CCTv yang ada segera diperbaiki untuk menjamin keamanan ikan milik pedagang.

"CCTv di sini nyaris sudah rusak semua," tuturnya.

Direktur BUMD PT TMB, Fahmi, menegaskan siap memperbaiki CCTv yang rusak, namun dilakukan secara bertahap sesuai kemampuan anggaran. Ada sekitar delapan titik yang akan diperbaiki.

Ke depan, lanjutnya, CCTv Pasar Baru I Tanjungpinang juga terkoneksi ke Polsek Tanjungpinang Kota agar aktivitas pasar tersebut dapat terpantau pihak kepolisian.

"Sambil menunggu proses perbaikan, kami minta para pedagang menjaga dagangannya dengan baik guna mencegah terjadinya kasus pencurian ikan," ucap Fahmi.
Pewarta :
Editor: Evi Ratnawati
COPYRIGHT © ANTARA 2020

Komentar