KRI kembali tangkap 2 KIA di laut Natuna

id Natuna, laut natuna utara, KRI Bung Tomo, KIA, kapal Vietnam

KRI kembali tangkap 2 KIA di laut  Natuna

KIA asal Vietnam setelah ditangkap KRI Bung Tomo di Paslabuh TNI AL Selat Lampa, Jumat (14/8). (Antara Kepri/ Cherman)

Natuna (ANTARA) - KRI Bung Tomo kembali menangkap 2 Kapal Ikan Asing (KIA) asal Vietnam pelaku illegal fishing di Laut Natuna Utara.

Komandan KRI Bung Tomo-357, Kolonel (P) Hendro Sugiharto mengatakan pihak TNI AL melalui KRI akan selalu hadir di daerah konflik perbatasan terutama di laut Natuna Utara.

"Kehadiran KRI guna mengantisipasi berbagai macam kemungkinan pelanggaran hukum maupun pelanggaran wilayah perairan khususnya di laut Natuna Utara", ujarnya di Selat Lampa, Natuna, Jumat.

Ia juga menceritakan pihaknya sempat dihubungi oleh Coast Guard Vietnam yang berada di sekitar lokasi penangkapan untuk meminta KRI melepaskan kapal ikan yang ditangkap.

"Dengan tujuan agar pihaknya sendiri yang melakukan tindakan hukum kepada nelayan mereka,” ungkapnya.

Disisi lain, pihaknya harus tegas dengan tetap mempertimbangkan hubungan bilateral antar dua negara.

"Karena jika terjadi sesuai hal yang tidak diinginkan maka akan dapat meningkatkan eskalasi hubungan antar kedua negara", kata dia.

Karena itu, pihaknya tetap melakukan penindakan dan meminta Coast Guard Vietnam untuk keluar dari wilayah laut Natuna. 

Keronologis penangkapan berawal pada 11 Agustus saat KRI Bung Tomo-357 melaksanakan patroli pengawasan di wilayah Laut  Natuna Utara. 

Selanjutnya, 12 Agustus pukul 03.05 WIB, KRI Bung Tomo-357 melihat aktivitas penangkapan ikan yang dilakukan oleh 2 Kapal Ikan Asing (KIA) dan langsung bergerak mendekati KIA tersebut. 

Selanjutnya, KRI Bung Tomo-357 berhasil menangkap 1 KIA Asal Vietnam bernomor lambung BD 30829 TS serta ABK berjumlah 6 orang yang ditangkap pada koordinat 06.16.800 U - 106.57.800 T.

Tidak berhenti sampai disitu, pada pukul 03.30 WIB, KRI Bung Tomo-357 kembali menangkap 1 KIA Vietnam bernomor lambung BD 93212 TS dengan ABK berjumlah 6 orang yang ditangkap pada koordinat 06.19.100 U - 106.52.900 T

Selanjutnya pada 13 Agustus pukul 12.45 WIB, kedua KIA tiba di Faslabuh TNI AL, Selat Lampa, Natuna.

Untuk proses hukum lanjutan serah terima berkas perkara dan barang bukti 2 buah Kapal Ikan Asing beserta 12 orang ABK Asal Vietnam diserah terimakan kepada Lanal Ranai pada (14/8) di Faslabuh TNI AL, Selat Lampa, Pulau Tiga, Natuna.

Danlanal Ranai, Kolonel (P) Dofir, mengatakan pihak TNI AL siap menegakkan kedaulatan negara dan mengamankan wilayah rawan konflik serta mengharapkan dengan kerja keras TNI AL melalui unsur-unsurnya, serta dapat disambut baik oleh nelayan di sekitar laut Natuna Utara.

"Diharapkan agar nelayan kita dapat memanfaatkan potensi Laut Natuna Utara dan pihak TNI AL siap untuk mengamankan dan menjamin keamanannya", ujar Dofir.

Selanjutnya, Ia juga berharap dengan kehadiran kapal ikan Indonesia di Laut Natuna akan menjadi penyeimbang bagi kapal ikan asing yang akan memasuki wilayah tersebut.

Selain kedua KIA Vietnam nomor lambung BD 30829 TS, ABK 6 orang dengan Nakhoda atas nama Than Van Minh dan KIA dengan nomor lambung BD 93212 TS, jumlah ABK 6 orang, Nakhoda atas nama Tran Van Que diamankan ke rumah Detensi Lanal Ranai, sementara 2 KIA tersebut diamankan ke Posal Sabang Mawang.
Pewarta :
Editor: Evi Ratnawati
COPYRIGHT © ANTARA 2020

Komentar