Tanjungpinang (ANTARA Kepri) - PT Perusahaan Listrik Negara menjamin kecukupan penerangan di Pulau Dompak, Tanjungpinang, yang ditetapkan sebagai pusat Pemerintah Provinsi Kepulauan Riau.

Kebutuhan listrik di Dompak tidak besar, karena hanya digunakan untuk kebutuhan perkantoran seperti di perkantoran Pemerintah Kota Tanjungpinang hanya membutuhkan listrik sebesar 197 KvA, kata Kepala Cabang PT PLN Kepulauan Riau Kecuali Batam, Hendra Selamat, yang dihubungi dari Tanjungpinang, Minggu.

Ia mengungkapkan, kapasitas listrik di Tanjungpinang memadai, karena masih tersisa sebesar 10 MW. Sementara kebutuhan untuk pusat Pemerintahan Kepri hanya sekitar 2 MW.

PLN dapat menjamin persediaan listrik di Kantor Pemerintah Kepri jika dibutuhkan pada pertengahan tahun 2012. Pemerintah Kepri berencana pindah ke Pulau Dompak pada pertengahan tahun ini.

"Namun sampai sekarang kami belum menerima pernyataan resmi dari Pemerintah Kepri berapa kebutuhan listrik untuk kantor pemerintahan di Pulau Dompak," ungkapnya.

PLN juga menjamin persediaan listrik di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Kepri di Batu Delapan Tanjungpinang yang akan dioperasikan mulai Februari 2012.

Namun, penyaluran listrik harus melalui prosedur yaitu pengajuan permohonan oleh kontraktor yang mengerjakan proyek pembangunan RSUD Kepri.

Pihak kontraktor harus segera mengajukan agar PLN dapat menyambungkan arus listrik ke RSUD Kepri.

"Jadi yang mengajukan permohonan penyambungan arus listrik itu bukan kontraktor PLN, melainkan kontraktor yang membangun RSUD Kepri," ungkapnya.

Ia mengungkapkan, listrik di Tanjungpinang bersumber dari PLTD Kelurahan Air Raja, PLTD Suka Berenang dan PLTU Galang Batang. Jika PLTU Galang Batang beroperasi normal, maka kapasitas listrik semakin meningkat.

PLTU Galang Batang, sudah beroperasi untuk memenuhi kebutuhan beberapa kawasan di Kabupaten Bintan. Kendalanya saat ini adalah ketersediaan batu bara," ujarnya.

(KR-NP/A013)