Selasa, 27 Juni 2017

BP Batam Siapkan Pelabuhan-Bandara Hadapi Mudik

id BP,Batam,Pelabuhan,Bandara,Hadapi,Mudik,lebaran
Hang Nadim apronnya sudah diperluas. Ruang tunggu keberangkatan juga sudah semakin luas. Untuk dua terminal Pelabuhan Domestik Telaga Punggur dan Sekupang juga sudah selesai
Batam (Antara Kepri) - Badan Pengusahaan Batam sudah menyiapkan dua terminal pelabuhan baru dan perluasan Bandara Hang Nadim Batam untuk mengantisipasi lonjakan pemudik Lebaran Idul Fitri 2017.

"Hang Nadim apronnya sudah diperluas. Ruang tunggu keberangkatan juga sudah semakin luas. Untuk dua terminal Pelabuhan Domestik Telaga Punggur dan Sekupang juga sudah selesai," kata Direktur Promosi dan Himas BP Batam Purnomo Andiantono di Batam.

Untuk perluasan Apron Bandara Internasional Hang Nadim 240x150 meter sejak beberapa waktu terakhir sudah mulai digunakan untuk melayani parkir pesawat saat menurunkan dan menaikan penumpang.

Sementara sejak akhir Desember 2016, puluhan gerai penjual makanan, minuman, oleh-oleh di lantai dua terminal keberangkatan Hang Nadim juga sudah tidak diperpanjang kontraknya. Sehingga ruang tunggu semakin luas.

Sementara itu, kata Purnomo, Terminal Pelabuhan Domestik Telaga Punggur yang berada pada sisi timur Pulau Batam dibangun tiga lantai dengan anggaran Rp64 miliar dengan luas bangunan 4.600 meter persegi diatas lahan 2,2 hektare. Pelabuhan ini juga dilengkapi dengan lift bagi penumpang.

Untuk Terminal Pelabuhan Domestik Sekupang yang berada pada sisi barat Pulau Batam dibangun dua lantai dengan anggaran sekitar RP56 miliar.

Dua terminal modern tersebut diklaim menjadi pelabuhan domestik termegah di Indonesia yang kualitasnya tidak kalah dengan pelabuhan internasional yang dibangun BP Batam.

"Untuk bangunan utama terminal memang sudah selesai. Namun meskipun nanti bisa digunakan masih akan terus dilakukan pembangunan tambahan untuk penyempurnaan. Mudah-mudahan pada padat-padatnya saat mudik semua sudah siap," kata dia.

Dua pelabuhan domestik tersebut merupakan pintu utama menghubungkan Batam dengan wilayah lain baik di Provinsi Kepri maupun Riau dan Jambi.

"Fasilitas itu memang dikembangkan agar pengguna transportasi domestik semakin nyaman," kata Purnomo.

General Manager Operasional Bandara Internasional Hang Nadim Batam, Suwarso mengatakan, sebenarnya sejak 2016 sudah ada rencana untuk merenovasi terminal keberangkatan agar mampu menampung lebih banyak penumpang.

"Hingga saat ini sudah tiga kali rancangannya dirubah. Namun sejauh ini belum ada kepastian kapan mulai dikerjakan," kata dia.

Suwarso mengatakan, meskipun belum direnovasi namun kondisi sekarang setelah puluan kios tidak diperpanjang konraknya, jauh lebih luas dan mampu menampung lebih banyak pengguna transportasi udara.

"Mudah-mudahan musim mudik nanti tidak akan terjadi desak-desakan lagi," kata Suwarso. (Antara)

Editor: Rusdianto

COPYRIGHT © ANTARA 2017

Baca Juga