Rabu, 23 Agustus 2017

Gubernur Lepas 300 Peserta Kapal Pemuda Kepri

id Gubernur,Lepas,Peserta,Kapal,Pemuda,Kepri
Ini juga sesuai dengan visi Pemerintah Kepri, mewujudkan Kepulauan Riau sebagai Bunda Tanah Melayu yang Sejahtera, Berakhlak Mulia, Ramah Lingkungan dan Unggul di Bidang Maritim
Tanjungpinang (Antara Kepri) - Gubernur Kepulauan Riau Nurdin Basirun melepas 300 pemuda yang tergabung dalam Satuan Tugas Kapal Pemuda Kepri 2017 di Dermaga TNI AL Mentigi Tanjunguban, Kabupaten Bintan, Rabu.

Para pemuda pilihan itu berlayar selama lima hari dengan menggunakan KRI Teluk Ende-517 jenis LST Landing Ship Tank .

Gubernur Kepri Nurdin Basirun mengatakan pelayaran Kapal Pemuda Kepri 2017 untuk mendukung program Pemerintah Pusat mewujudkan Indonesia sebagai Poros Maritim Dunia.

"Ini juga sesuai dengan visi Pemerintah Kepri, mewujudkan Kepulauan Riau sebagai Bunda Tanah Melayu yang Sejahtera, Berakhlak Mulia, Ramah Lingkungan dan Unggul di Bidang Maritim," katanya.

Ia menambahkan kegiatan Kapal Pemuda Kepri 2017 ini untuk membina mental pemuda melalui peningkatan wawasan 4 pilar kebangsaan, penguatan serta pengelolaan secara maksimal potensi kemaritiman.

"Sebagai upaya mewujudkan pemuda Kepri sebagai garda pemuda Indonesia berporos maritim," ujarnya.

Gubernur berpesan kepada seluruh peserta agar menaati aturan saat berlayar dengan menggunakan kapal perang. Para pemuda diharapkan mudah beradaptasi dengan lingkungan di sekitar kapal perang.

"Seluruh aktivitas di kapal perang diatur. Ini agar dipatuhi. Tanyakan hal-hal yang belum jelas kepada Danton masing-masing ataupun anak buah kapal," ujarnya.

Gubernur juga mengucapkan terima kasih kepada Panglima TNI Jenderal TNI Gatot Nurmatyo dan Kepala Staf Angkatan Laut Laksamana TNI Ade Supandi yang mendukung kegiatan tersebut dengan menyediakan KRI Teluk Ende-517 untuk digunakan Kapal Pemuda Kepri 2017.

Sehari sebelum berlayar, kesehatan seluruh peserta diperiksa tim kesehatan dari Dinas Kesehatan Lantamal IV Tanjungpinang.

Beberapa kegiatan yang akan dilaksanakan peserta yang berlayar dengan menggunakan KRI Teluk Ende 517 antara lain seminar bahari pada 18 Mei 2018.

Pada saat itu juga dilaksanakan kegiatan peningkatan wawasan kebangsaan, penyuluhan narkoba oleh BNN, seminar pemuda, bakti sosial pengobatan massal, sunatan masal, kerja bakti, ceramah tentang radikalisme, pemberian alat tulis dan buku-buku, pemberian alat tangkap ikan kepada nelayan yang ada di setiap daerah sasaran, serta jamuan makan malam oleh pemda setempat.

Pada 20 Mei 2017, Hari Kebangkitan Nasional dilaksanakan upacara di atas kapal perang tersebut di perairan Natuna yang akan disiarkan jurnalis media cetak dan elektronik yang mengikuti pelayaran. (Antara)

Editor: Rusdianto

COPYRIGHT © ANTARA 2017

Baca Juga