Lingga Anambas bertahan nol kasus aktif COVID-19

id Lingga dan Anambas, bertahan,nol kasus aktif COVID 19

Lingga Anambas bertahan nol kasus aktif COVID-19

Aktivitas di Pasar Bintan Centre Tanjungpinang (Nikolas Panama)

Tanjungpinang (ANTARA) - Satuan Tugas Penanganan COVID-19 mencatat Kabupaten Lingga dan Kepulauan Anambas bertahan nol kasus aktif COVID-19 sejak sepekan lalu.

Ketua Harian Satgas Penanganan COVID-19 Kepri Tengku Said Arif Fadillah, di Tanjungpinang, Senin mengatakan kasus aktif di dua daerah lainnya, Natuna dan Karimun, juga sedikit. Di Natuna, kasus aktif tinggal dua kasus aktif, sedangkan di Karimun hanya tiga kasus aktif.

Sementara kasus aktif COVID-19 di Tanjungpinang sebanyak 33 orang, Bintan 35 orang, dan Batam mencapai 85 orang.

"Tujuh kabupaten dan kota ditetapkan sebagai zona kuning atau risiko penularan yang rendah," ujarnya, yang juga Sekda Kepri.

Arif menjelaskan jumlah kasus aktif COVID-19 di wilayah itu dalam sebulan terakhir turun drastis. Saat ini, kasus aktif di Kepri tinggal 158 orang.

Jumlah pasien COVID-19 di Kepri hari ini bertambah 17 orang sehingga total jumlahnya sejak pandemi Maret 2020 sampai sekarang menjadi 8802 orang.

"Penambahan pasien itu hari ini terjadi di Batam," ucapnya.

Total jumlah pasien di Kepri sejak Maret 2020 sampai sekarang tersebar di Batam sebanyak 6.018 orang, Tanjungpinang 1.416 orang, Bintan 695 orang, Karimun 423 orang, Lingga 55 orang, Natuna 92 orang dan Anambas 103 orang.

Jumlah pasien yang sembuh dari COVID-19 bertambah 10 orang di Batam sehingga total pasien yang sembuh di Kepri menjadi 8.423 orang.

Pasien yang sembuh di Kepri tersebar di Batam 5.781 orang, Tanjungpinang 1.355 orang, Bintan 643 orang, Karimun 402 orang, Lingga 52 orang, Natuna 88 orang dan Kepulauan Anambas 102 orang.

Jumlah pasien yang meninggal dunia akibat COVID-19 sebanyak 221 orang, yang terdiri dari Tanjungpinang 28 orang, Batam 152 orang, Karimun 18 orang, Bintan 17 orang, Lingga tiga orang, Natuna dua orang dan Anambas satu orang.
Pewarta :
Editor: Nurjali
COPYRIGHT © ANTARA 2021

Komentar