Pasien COVID-19 di Kepri meningkat 1.000 persen

id Satgas,jumlah pasien COVID 19 di Kepri,meningkat 1.000 persen

Pasien COVID-19 di Kepri meningkat  1.000 persen

Ketua Harian Satgas Penanganan COVID-19 Kepri Tengku Said Arif Fadillah ANTARA/Nikolas Panama

Tanjungpinang (ANTARA) - Satuan Tugas Penanganan COVID-19 mencatat jumlah pasien COVID-19 di wilayah itu meningkat  drastis atau hingga 1.000 persen dalam dua bulan terakhir.

Ketua Satgas Penanganan COVID-19 Kepri Tengku Said Arif Fadillah di Tanjungpinang, Selasa mengatakan jumlah pasien COVID-19 pada 31 Maret 2021 hanya 486 orang, kemudian bertambah menjadi 1.988 orang pada akhir April 2021, dan 31 Mei 2021 mencapai 4.636 orang.

Arif, yang juga Sekda Kepri mengemukakan peningkatan jumlah pasien COVID-19 terjadi di seluruh kabupaten dan kota di Kepri, namun yang tertinggi di Batam, Tanjungpinang, dan belakangan di Karimun.

Berdasarkan data Satgas Penanganan COVID-19 Kepri per 7 Juni 2021, jumlah pasien COVID-19 di wilayah itu bertambah 151 orang sehingga menjadi 18.617 orang. Penambahan pasien terjadi di Batam 55 orang, Tanjungpinang 16 orang, Karimun 37 orang, Natuna satu orang, Bintan 28 orang, Lingga satu orang, dan Anambas 13 orang.

Total jumlah pasien COVID-19 di Batam 10.036 orang, Tanjungpinang 3.574 orang, Karimun 1.549 orang, Natuna 507 orang, Bintan 1.690 orang, Lingga 406 dan Anambas 855 orang.

Warga yang sembuh dari COVID-19 tersebar di Batam 37 orang, Tanjungpinang 27 orang, Karimun 26 orang, Bintan 48 orang, dan Kepulauan Anambas sembilan orang.

Total jumlah pasien yang sembuh di Batam mencapai 8.876 orang, Tanjungpinang 3.082 orang, Karimun 1.152 orang, Natuna 329 orang, Bintan 1.398 orang, Lingga 330 orang, dan Natuna 729 orang.

Sebanyak 410 orang warga Provinsi Kepulauan Riau meninggal dunia karena dipicu COVID-19.

Kasus aktif COVID-19 di Kepri mencapai 2.311 orang, tersebar di Batam 942 orang, Tanjungpinang 407 orang, Karimun 358 orang, Natuna 172 orang, Bintan 258 orang, Lingga 66 orang, dan Kepulauan Anambas 108 orang.
Pewarta :
Editor: Nurjali
COPYRIGHT © ANTARA 2021

Komentar