Program Nasi Kapau sasar masyarakat pulau penyangga Batam

id vaksinasi covid-19 di batam,vaksinasi covid-19,vaksinasi di galang, vaksinasi covid-19 di pulau,Vaksinasi COVID-19 jangk

Program Nasi Kapau sasar masyarakat pulau penyangga Batam

Wakil Wali Kota Batam Amsakar Achmad saat meninjau pelaksanaan vaksinasi COVID-19 di Pulau Karas Kecamatan Galang. (Dok Pemkot Batam)

Batam (ANTARA) - Program Nasi Kapau (Vaksinasi Jangkau Pulau-pulau) yang digagas Polda Kepri mendapat dukungan dari  Pemerintah Kota Batam yang juga terus berupaya melakukan vaksinasi COVID-19 terhadap seluruh masyarakat sasaran, sampai ke pulau-pulau penyangga.

Wakil Wali Kota Batam Amsakar Achmad menyatakan pemerintah daerah mendukung program Nasi Kapau demi mempercepat target vaksinasi di penjuru kota kepulauan.

"Warga di pulau harus tetap divaksin, meskipun masih zona hijau," kata Wakil Wali Kota saat meninjau vaksinasi di Pulau Karas, Kecamatan Galang, Selasa.

Pemerintah menargetkan 300 hingga 500 orang warga setempat divaksinasi pada program nasional tersebut.

Saat ini, Kecamatan Galang berzona hijau, tanpa seorang pun warganya yang terpapar Virus Corona.

Meski begitu, Wakil Wali Kota mengatakan warga setempat tidak boleh lengah, dan vaksinasi tetap harus dilaksanakan.

Ia mengimbau masyarakat tidak takut divaksin COVID-19, karena vaksin yang diberikan kepada masyarakat sudah melalui pengujian oleh para ahli sehingga vaksin yang diberikan aman.

Vaksinasi, kata dia, bertujuan untuk meningkatkan imunitas tubuh, sehingga orang yang sudah divaksin lebih kuat dan cepat sembuh apabila terpapar Virus Corona.

"Orang yang sudah divaksin imunitas tubuhnya akan jauh lebih kuat dibandingkan dengan orang yang belum divaksin," kata dia.

Kapolresta Barelang Kombes Pol Yos Guntur mengatakan masyarakat Kecamatan Galang perlu bersyukur karena masih zona hijau COVID-19.

Namun, kata dia mengingatkan, masyarakat jangan sampai meremehkan COVID-19 dan beranggapan tidak akan sampai ke pulau.

"Karena itu mari kita vaksin, supaya imunitas tubuh kita menjadi kuat," kata Yos Guntur.
Pewarta :
Editor: Evi Ratnawati
COPYRIGHT © ANTARA 2021

Komentar