TP3M Pertanyakan Keterlambatan Pencairan Dana CD

id TP3M,Pencairan, Dana, CD,granit,community,development,karimun,tambang,pertambangan

Karimun (ANTARA Kepri) - Tim Pelaksana Pengembangan dan Pemberdayaan Masyarakat atau TP3M sejumlah kelurahan/desa, Rabu mendatangi sekretariat TP2M Kabupaten Karimun, untuk mempertanyakan keterlambatan pencairan dana "community development" sektor pertambangan granit semester I tahun 2012, meski sudah akhir tahun.

"Mereka menanyakan kenapa pencairan dana CD semester I 2012 belum juga direalisasikan. Kami jawab dana yang mereka minta belum disetor perusahaan," kata Sekretaris Tim Pengembangan dan Pemberdayaan Masyarakat (TP2M) Safaruddin di Tanjung Balai Karimun, Provinsi Kepulauan Riau, Rabu.

Menurut Safaruddin, TP3M yang mempertanyakan dana kompensasi penambangan granit tersebut merupakan kelurahan/desa yang termasuk ring tiga, yaitu Kelurahan Tanjungbatu Kecamatan Kundur, Kelurahan Sawang dan Sawang Laut Kundur Barat, Desa Tanjung Kilang dan Semembang Kecamatan Durai.

Kemudian, Kelurahan Sei Lakam dan Lubuk Semut Kecamatan Karimun serta Kelurahan Teluk Uma Kecamatan Tebing.

"Karena masalah ini bukan kewenangan kami. Maka mereka kami arahkan bertemu dengan Sekda dan selanjutnya sudah ditangani Tim Konsultasi dan Pengawasan (TKP) Dana CD yang dibentuk pemerintah daerah. Tinggal bagaimana TKP berkomunikasi dengan pihak perusahaan," katanya.

Dijelaskannya, penyaluran dana CD enam perusahaan granit di Pulau Karimun Besar mengacu pada kategori ring satu, dua dan tiga sesuai ketentuan yang diatur dalam peraturan Bupati Karimun.

Kelurahan/desa yang termasuk ring satu, yaitu Desa Pangke dan Kelurahan Pasir Panjang Kecamatan Meral serta Desa Pongkar Kecamatan Tebing.

Kategori ring dua yaitu Kelurahan Sei Raya Meral, Kelurahan Darussalam dan Kelurahan Pamak Kecamatan Tebing.

Selebihnya yang berjumlah 48 kelurahan/desa termasuk dalam kategori ring tiga dengan besar dana yang dialokasikan lebih kecil dibandingkan ring satu dan dua.

"Penyaluran dana CD untuk ring satu dan dua tidak masalah karena dananya sudah disetor perusahaan dan sudah dicairkan bertahap. Tapi untuk ring tiga belum dan kami tidak bisa menjawab apa penyebabnya karena sudah menjadi kewenangannya TKP untuk menanyakannya pada perusahaan," katanya menegaskan.

Disinggung total dana CD semester I, Safaruddin mengatakan mencapai Rp12 miliar yang dikucurkan melalui TP3M dengan mengacu pada program dan proposal kegiatan yang diajukan masyarakat setempat.

"Kebijakan ring satu, dua dan tiga untuk penyaluran dana CD oleh pemerintah daerah merupakan upaya untuk pemerataan pembangunan, setidaknya kelurahan/desa yang tidak termasuk daerah penghasil dapat menikmati dana CD granit tersebut," katanya. (ANTARA)

Editor: Masduki Attamami
Editor: Jo Seng Bie
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Komentar