Tanjungpinang Optimistis Juara Umum Porprov Kepri IV

id tanjungpinang,juara umum,porprov kepri

Wali Kota Tanjungpinang Lis Darmansyah (Antaranews Kepri/Aji Anugraha)

Kita inginnya merebut juara umum, Tanjungpinang memang kecil, tapi kita sudah menoreh banyak prestasi, tapi itu belum maksimal karena sarana olahraga yang belum lengkap, yang jelas kita belum punya stadion

Tanjungpinang (Antaranews Kepri) - Pemerintah Tanjungpinang optimistis merebut juara umum dalam perhelatan akbar Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Kepri ke IV yang diselenggarakan di Tanjungpinang, awal Oktober 2018. 

Wali Kota Tanjungpinang Lis Darmansyah, di Tanjungpinang, Senin mengatakan sejumlah atlet di kota itu tengah mempersiapkan diri untuk merebut penuh medali pada Porprov Kepri IV mendatang, meski masih minimnya sarana dan prasarana. 

"Kita inginnya merebut juara umum, Tanjungpinang memang kecil, tapi kita sudah menoreh banyak prestasi, tapi itu belum maksimal karena sarana olahraga yang belum lengkap, yang jelas kita belum punya stadion," ujar pria yang akrab disebut Lis ini. 

Dengan hadirnya maskot gonggong dan cogan sebagai logo Porprov Kepri IV, kata Lis, memeberikan pemasukan peningkatan ekonomi dan pengembangan pariwisata. 

"Sekarang ini kan kita perlu inovasi dari hal-hal yang membuat nuansa dan suasana kota terus berkembang, olahraga juga selain memberikan motivasi, olahraga juga menjadi objek pariwisata, salah stunya jet sky, mancing dan lainnya," ujarnya. 

Sebelumya pengembangan pariwisata di Tanjungpinang juga sudah diupayakan melalui akses olahraga, melalui sarana dan prasarana. Upaya itu dilakukan pemerintah untuk menggerakkan sektor ekonomi.  

"Apa lagi Tanjungpinang punya gedung olahraga, semua hal itu harus dipikirkan bagaimana kita bisa membangun inovasi untuk menggerakan ekonomi. Dengan adanya kegiatan Porprov ini pasar akan tumbuh, ekonomi akan tiimbuh, kalau kita hanya melihat-lihat saja kapan akan berbuat," ujar Lis yang sudah menjabat 5 tahun. 

Lsi mengungkapkan sudah mengajukan pembangunan gedung olahraga ke pemerintah pusat, namun sayangnya hingga saat ini, hal itu belum terrealisasi. Pemerintah setempat belum mampu menalangi pembiayaan fasilitas olahraga dikota itu melalui APBD, karena dianggap terlalu besar. 

"Untuk membangun itu anggarannya besar, sekitar Rp60 miliar, kalau kita mengharapkan APBD akan lambat, maka perlu terobosan, kayak kita bangun Penyengat itu terobosan, sudah diusulkan, belum ada, makanya kenapa kita maju lagi, itu untuk menangani hal-hal yang seperti itu," pungkasnya. 

Editor: Rusdianto

Pewarta :
Editor: Kepulauan Riau
COPYRIGHT © ANTARA 2018

Komentar