TPID petakan pertanian di Batam

id pengendali inflasi,kota batam,TPID Batam

TPID petakan pertanian di Batam

Pengarah TPID Batam Gusti Raizal Eka Putra (Antaranews Kepri/Messa Haris)

Tujuannya jangan semua sama-sama tanam. Belum lagi yang datang dari luar, yang harganya lebih murah. Jadi nanti ada pengarahan ke petani supaya mereka betul-betul menanam di musim paceklik
Batam, 27/2 (ANTARA News) - Tim Pengendali Inflasi Daerah (TPID) Kota Batam Kepulauan Riau melakukan pemetaan aktivitas pertanian di Kota Batam demi memastikan hasil yang ditanam sesuai dengan kebutuhan masyarakat setempat.

"Kami akan lakukan `mapping` petani. Di mana saja, apa yang ditanam, dan berapa hasilnya," kata Pengarah TPID Batam, Gusti Raizal Eka Putra usai rapat TPID di Batam, Rabu.

Menurut dia, pemetaan harus dilakukan demi menjaga pasokan dan kesesuaian kebutuhan pangan masyarakat sekaligus kestabilan harga di pasar.

Jangan sampai, seluruh petani menanam bahan pangan yang sama, sehingga pasokan melimpah, dan harga menjadi anjlok yang pada akhirnya merugikan petani.

"Tujuannya jangan semua sama-sama tanam. Belum lagi yang datang dari luar, yang harganya lebih murah. Jadi nanti ada pengarahan ke petani supaya mereka betul-betul menanam di musim paceklik," kata Gusti.

Awal pekan ini, sejumlah petani yang bercocok tanam di Tembesi menghancurkan hasil panen bayamnya, karena harga anjlok.

Menurut Gusti, hal itu semestinya tidak terjadi bila sudah dilakukan pemetaan pertanian, dengan pembagian jenis pangan di setiap kelompok peternak.

Di tempat yang sama, Wakil Wali Kota Batam Amsakar Achmad menugaskan Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian membantu petani bayam di Tembesi

"Saya sudah arahkan Pak Mardanis (Kepala DKPP) agar stok mereka saat panen itu kita bantu. Pertama, untuk distribusikan ke berbagai kios atau titik pasar tertentu. Kita yang ambil peran," kata Wakil Wali Kota.

Selain itu, ia juga mengajak swasta, pedagang distributor untuk urun tangan membantu penyimpanan bayam hasil panen petani agar tidak mudah rusak.

"Atau disiapkan `cold storage`. Kalau kita (pemerintah) mungkin berat, tapi mitra pasar besar, kami yakin punya," kata dia.

Baca juga: TPID Kepri: waspadai risiko inflasi akibat cuaca

Baca juga: Gubernur minta TPID susun peta jalan pengendalian inflasi

Baca juga: TPID Kepri lanjutkan kebijakan 4K tekan inflasi
Pewarta :
Editor: Rusdianto Syafruddin
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Komentar