Golkar Lingga : Wakil Ketua DPRD ditentukan DPP

id Golkar Lingga : Wakil ketua DPRD ditentukan DPP

Golkar Lingga : Wakil Ketua DPRD ditentukan DPP

Rapat Pleno penentuan calon wakil ketua I DPRD Lingga dari Partai Golkar (Ist)

Tiga nama tersebut merupakan kader-kader Golkar terbaik, yang akan dipilih untuk menjabat wakil ketua I DPRD Kabupaten Lingga, selain itu kader-kader tersebut adalah mereka yang memiliki suara terbanyak
Lingga (ANTARA) - Partai Golongan Karya (Golkar) Kabupaten Lingga, mengajukan tiga orang kadernya untuk dipilih menempati posisi wakil ketua I DPRD  jelang penetapan anggota dewan hasil pemilihan umum April 2019..

"Partai Golkar cukup demokratis, nanti tiga nama  diajukan ke DPD Provinsi lalu diteruskan  ke DPP untuk mewakili Golkar di posisi wakil ketua DPRD Lingga," kata Sekretaris DPD II Partai Golkar Aziz Martindaz, kepada Antara, Rabu.

Sebagai kader Partai Golkar, Aziz Martindaz berharap nantinya, kader yang diajukan untuk menduduki pimpinan  DPRD  haruslah mereka yang benar-benar paham dengan cita-cita Partai Golkar selain itu juga harus memiliki kredibilitas, kapasitas dan kualitas secara individu sehingga dapat menjaga nama baik Partai Golkar.

Berdasarkan hasil rapat pleno yang digelar Selasa (06/08) malam dikantor DPD II Partai Golkar Lingga, ada tiga orang yang diajukan oleh DPD II Partai Golkar untuk dipilih Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Golkar.

"Tiga nama tersebut merupakan kader-kader  terbaik dan punya  suara terbanyak," ujarnya.

Adapun tiga orang kader Partai Golkar yang diajukan yakni  Sekretris Partai Golkar  Aziz Martindaz, Said Agus Marli, dan Seniy sebagai satu-satunya anggota DPRD perempuan yang terpilih melalui Partai Golkar.

Berdasarkan hasil sidang pleno KPU Kabupaten Lingga, tentang rekapitulasi perolehan suara partai dan calon anggota DPRD,  Golkar menempati posisi kedua sebagai pemenang pada Pemilu 2019 dan berdasarkan undang-undang MD3 maka kursi wakil ketua I DPRD Lingga, adalah milik Partai Golkar.  (Antara)
Pewarta :
Editor: Evi Ratnawati
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Komentar